Kunjungan Ditutup, Lapas Mojokerto Siapkan Fasilitas Video Call untuk Napi dan Tahanan

Ihya Ulumuddin, Sholahudin ยท Selasa, 31 Maret 2020 - 10:27 WIB
Kunjungan Ditutup, Lapas Mojokerto Siapkan Fasilitas Video Call untuk Napi dan Tahanan
Tahanan Lapas IIB Mojokerto, Jatim tengah video call dengan keluarga lantaran kunjungan fisik ditiadakan. (Foto: iNews/Sholahudin)

MOJOKERTO, iNews.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto, Jawa Timur (Jatim) menyediakan fasilitas video call bagi narapidana dan tahanan. Kunjungan online ini disiapkan karena layanan kunjungan ditutup selama wabah virus corona.

Ada empat seperangkat komputer, lengkap dengan fasilitas kamera yang disiapkan pihak lapas. Melalui layar monitor itulah para napi atau tahanan bisa berkomunukasi dengan keluarga, tanpa harus bertatap muka langsung seperti biasa.

Namun, karena peralatan yang terbatas, layanan video call dibatasi hanya lima menit untuk tiap napi. Karena itu, mereka harus antri berhari-hari, lantaran penghuni lapas yang mencapai 700 orang.

“Senang mas, solanya lama gak kunjungan. Gak bisa ketemu keluarga. Kayak gini (video call) bisa ketamu dengan anak-anak. Tetapi harus sabar. Kan giliran. Ada dua kamar untuk perempuan. Dapat jatah (video call) lima menit. Saya senang sekali, tadi bisa lihat anak-anak,” kata salah seorang napi asal Jawa Barat, Suenti, Selasa (31/3/2020).

Kepala Lapas Kelas IIB Mojokerto, Wahyu mengatakan, kunjungan via online sengaja dilakukan karena pihaknya tidak ingin wabah corona masuk ke lingkungan Lapas. Karena itu, seluruh warga binaan dan keluarga diberi pengertian untuk bisa menerima kondisi serba terbatas itu.

“Sementara memang kami batasi lima menit. Sebab alatnya hanya ada empat. Tetapi kalau pas longgar (tidak ramai) ya bisa sampai 10 menit,” katanya.

Tak hanya menutup kunjungan, untuk sementara waktu, tahanan dari kepolisian juga dihentikan dulu. “Dari Polres Mojokerto Kota maupun Kabupaten, sementara kami tutup. Tidak ada tahanan masuk. Semua ini untuk mencegah penularan corona,” katanya.


Editor : Umaya Khusniah