Korban Investasi Bodong Sapi dan Susu Berdatangan ke Mapolres Ponorogo

Ahmad Subekhi ยท Jumat, 21 Februari 2020 - 12:23 WIB
Korban Investasi Bodong Sapi dan Susu Berdatangan ke Mapolres Ponorogo
Sejumlah korban investasi bodong di Ponorogo, Jatim datangi Mapolres Ponorogo. (Foto: iNews/Ahmad Subekhi)

PONOROGO, iNews.id – Korban investasi bodong sapi dan susu, CV Tri Manunggal Jaya (TMJ) di Ponorogo, Jawa Timur (Jatim) terus berdatangan ke Mapolres setempat. Para korban datang dari berbagai daerah.

Salah satu korban, Sutini, warga Kecamatan Pulung, Ponorogo mengaku, sudah menginvestasikan uang lebih dari Rp200 juta. Dia sempat mendapat bagi hasil.

Pada bulan Januari 2020, tidak ada kejelasan dari pengelola CV. Awalnya, dia ditawari oleh pimpinan CV TMJ, Hadi Suwito yang merupakan teman korban, sebagai mitra dalam usaha sapi dan susu.

“Awalnya tersangka bilang ini kemitraan kerja dan bagi hasil seperti kita beli sapi. Jadi ini bukan investasi, nanti ada bagi hasil per bulan,” katanya, Rabu (19/2/2020).

Sementara menurut perwakilan korban yang lain, Didik Haryanto, total korban dari seluruh Indonesia diperkirakan mencapai 5-6 ribu orang. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp3 triliun.

“Untuk Ponorogo, total kerugian ada 200 miliar, belum yang lain. Yogyakarta misal, kerugian mencapai Rp24 miliar,” katanya.

Jumlah korban terbilang besar dan berasal dari berbagai daerah di Indonesia karena menggunakan jaringan usaha peternakan. Di berbagai daerah, terdapat kantor jaringan dari CV ini.

Usaha yang dijanjikan bergerak di bidang perternakan sapi dan susu sapi. Peserta diminta menginvestasikan uang Rp15 juta per paket. Dalam tiga tahun, uang ini akan menjadi Rp45 juta.

Selain itu, peserta akan mendapat untung per bulan mencapai Rp2,3 juta. Peserta juga dijanjikan mendapat dua ekor sapi muda dan 2 ekor anak sapi serta bonus umrah dan sepeda motor.


Editor : Umaya Khusniah