Korban Demam Berdarah di Mojokerto Berjatuhan, Rumah Sakit Kewalahan

Ihya Ulumuddin, Sholahudin ยท Rabu, 16 Januari 2019 - 10:43 WIB
Korban Demam Berdarah di Mojokerto Berjatuhan, Rumah Sakit Kewalahan
Anak-anak penderita DB mendapat perawatan intensif di RSI Sakinah Kabupaten Mojokerto, Rabu (16/1/2019). (Foto: iNews/Sholahudin)

MOJOKERTO, iNews.id - Kasus Demam Berdarah (DB) merebak di Mojokerto. Sejak seminggu terakhir, ratusan pasien DB di berbagai wilayah di Bumi Majapahit ini berjatuhan dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit.  

Di Rumah Sakit Islam Sakinah Kabupaten Mojokerto, misalnya, ada lebih dari 100 pasien DB yang menjalani perawatan. Mereka diharuskan rawat inap untuk mendapat penanganan ekstra. 

Kepala Perawat RSI Sakinah, Nunuk Kurniati mengatakan, peningkatan jumlah pasien DB ini terjadi sejak dua pekan terakhir. Sejumlah pasien berbondong-bondong datang lantaran mengalami demam tinggi, pusing dan mual. 

"Hasil pemeriksaan dokter, mereka ini terserang DB. Ini memang tidak biasanya. Jumlahnya sangat banyak," katanya, saat ditemui di kantornya, Rabu (16/1/2019).  

Banyaknya pasien DB ini kata Nunuk membuat pihak rumah sakit kewalahan. Pasalnya, seluruh ruangan rawat inap sudah penuh. "Kami sebenarnya sudah merujuk mereka ke rumah sakit lain.  Tetapi mereka menolak. Sehingga terpaksa kami rawat di mana saja," katanya. 

Pantauan iNews, hampir seluruh rungan penuh. Bahkan ruang kelas I dan II juga terpaksa dihuni oleh pasien kelas III. Para pasien DB ini umumnya anak-anak, berusia satu hingga tujuh tahun.  

Nunuk menjelaskan, tingginya korban DB ini terjadi seiring dengan intensitas hujan yang tinggi. Karena itu, dia memperkirakan jumlah pasien akan terus bertambah, lantaran masa musim hujan masih panjang. 

Salah seorang ibu pasien Sri Suharsi mengaku terpaksa membawa anaknya ke rumah sakit karena panik. Sejak tiga hari anaknya menggigil. Badannya demam tinggi. “Awalnya dia panas, terus Sabtu pagi itu sempat dingin (menggigil), terus panas lagi. Terus dikasih obat tapi sudah tidak bisa turun panas badannya, tetap 39. Kata dokter dia kena demam berdarah,” ucapnya.


Editor : Himas Puspito Putra