KLB Hepatitis A di Pacitan, Pemkab Klaim Jumlah Pasien Rawat Inap Sudah Menurun

Ahmad Subekhi, Antara ยท Selasa, 02 Juli 2019 - 08:44:00 WIB
KLB Hepatitis A di Pacitan, Pemkab Klaim Jumlah Pasien Rawat Inap Sudah Menurun
Penderita penyakit Hepatitis A di Kabupaten Pacitan, Jatim, dirawat di rumah sakit menggunakan tempat tidur tambahan akibat membeludaknya jumlah pasien, Minggu (30/6/2019). (Foto: iNews/Ahmad Subekhi)

PACITAN, iNews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan, Jawa Timur, mengklaim penderita Hepatitis A yang dirawat inap sudah menurun. Saat ini, jumlahnya tinggal 30 orang dari sebelumnya mencapai 103 pasien dalam sehari.

Bupati Pacitan Indartato mengatakan, penurunan jumlah pasien rawat inap itu berkat upaya penanganan terpadu, menyusul penetapan status Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit menular tersebut.

“Akumulasinya memang bertambah, namun penderita yang menjalani rawat inap saat ini jauh menurun,” kata Indartato di Pacitan, Senin (1/7/2019).


Indartato mengatakan, menurut data yang diterima, 30 pasien Hepatitis A yang menjalani rawat inap masing-masing lima orang dirawat di Puskesmas Sudimoro, 20 orang di Puskesmas Ngadirojo, satu orang di Puskesmas Wonokarto, satu orang di Puskesmas Tegalombo, dan tiga orang di RSUD dr Darsono.

Angka itu jauh lebih rendah dibandingkan dengan pada masa awal Hepatitis A merebak. Pada 19 Juni lalu, jumlah penderita Hepatitis A yang menjalani rawat inap bahkan bisa naik sampai 103 pasien dalam sehari.

“Bandingkan dengan sekarang. Dalam kurun dua hari ini saja kasus baru yang masuk dan terdeteksi hanya tiga orang. Semoga terus menurun semua,” kata Bupati.


Indartato mengatakan, Pemkab Pacitan bersama instansi terkait berhasil mengendalikan penularan infeksi virus Hepatitis A dengan upaya penanggulangan intensif, menyusul penetapan penularan penyakit itu sebagai KLB. Upaya itu didukung Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, TNI, Polri, Universitas Airlangga, dan para relawan.

“Kalau kasus baru Hepatitis A tidak lagi muncul, maka status Kejadian Luar Biasa kemungkinan akan diakhiri pada pertengahan bulan,” ujarnya.

Pemkab Pacitan sebelumnya menetapkan status KLB Hepatitis A pada 25 Juni 2019. Saat ditetapkan KLB, jumlah penderita sebanyak 581 pasien. Empat hari berikutnya, meningkat menjadi 957 orang. Jika dirata-rata terjadi lonjakan 100 orang per hari.

Banyaknya pasien membuat puskesmas kelebihan pasien. Sebagian pasien dirawat di lorong puskesmas.

Editor : Maria Christina

Bagikan Artikel: