Kisah Hayam Wuruk Mencari Cinta, Berpetualang hingga Sunda lalu Berakhir Derita 

Avirista Midaada · Selasa, 06 Desember 2022 - 09:09:00 WIB
Kisah Hayam Wuruk Mencari Cinta, Berpetualang hingga Sunda lalu Berakhir Derita 
Prabu Hayam Wuruk dan Dyah Pithaloka Citrarasmi (ilustrasi).

SURABAYA, iNews.id - Prabu Hayam Wuruk menjadi raja Majapahit di usia yang masih muda. Dia naik takhta saat sang nenek Gayatri telah tiada dan berstatus lajang atau belum memiliki pasangan. 

Beberapa tahun pertama sepeninggal Gayatri, situasi dalam negeri tetap tenteram, sementara di luar Majapahit tetap berjaya dan makmur. Kini, Tribhuwana telah menjadi ibu suri ratu dan pelan-pelan ia selalu menasihati anaknya yang kian matang. 

Sementara itu, sang raja muda menikmati upacara-upacara di sitananya. Namun ia cukup puas dengan membiarkan Gajah Mada mengambil semua keputusan resmi. Sebagaimana dikutip dari "Gayatri Rajapatni: Perempuan di Balik Kejayaan Majapahit", dari tulisan Earl Drake, Gajah Mada memusatkan perhatiannya pada perluasan Majapahit dengan menekan negeri-negeri tetangga untuk secara resmi bergabung dengan Majapahit.

Sedangkan untuk negeri-negeri yang jauh dari Majapahit pun juga didesak untuk bergabung menjadi negeri bawahan. Dengan demikian, mereka dapat menikmati manfaat perdagangan dan perlindungan angkatan laut Majapahit cukup dengan membayar upeti tahunan kepada kerajaan serta mengakui kekuasaan sang raja.

Proses ini berlangsung mulus sampai Raja Hayam Wuruk menginjak usia 21 tahun pada 1355. Ibu Suri pun cemas akan dua hal. Pertama sang putra kerap mengandalkan dirinya kepada Gajah Mada untuk membuat keputusan-keputusan penting menyangkut pemerintahan.

Editor : Ihya Ulumuddin

Halaman : 1 2

Follow Berita iNewsJatim di Google News

Bagikan Artikel: