Khofifah Larang Muslimat NU Terlibat Dukungan di Pilkada Serentak 2020

Deni Irwansyah ยท Kamis, 29 Oktober 2020 - 21:25:00 WIB
Khofifah Larang Muslimat NU Terlibat Dukungan di Pilkada Serentak 2020
Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa memberikan sambutan dalam pembukaan Rakernas Muslimat NU di Batu, Kamis (29/10/2020).(Foto: iNews.id/Deni Irwansyah)

BATU, iNews.id – Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa memastikan organisasinya tidak terlibat dalam dukung-mendukung calon di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020. Khofifah juga melarang kadernya membawa nama organisasi untuk urusan politik praktis.

Pesan itu disampaikan Khofifah seusai membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Muslimat NU di Kota Batu, Kamis (29/10/2020). Khofifah berharap kader Muslimat tidak salah melangkah, membawa organisasi dalam urusan politik.

“Muslimat bukan partai politik, sehingga secara organisasi tidak dibenarkan turut mendukung salah satu paslon dalam pilkada. Meskipun, secara perseorangan mereka berhak menentukan aspirasi kepada figur-figur secara individual,” katanya.

Menurut Khofifah, pesan tersebut penting disampaikan karena saat ini tahapan Pilkada Serentak 2020 sudah memasuki tahap kampanye. Harapannya, tidak ada oknum atau pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan momen dan menyeret Muslimat dalam pusaran politik.

“Muslimat punya anggota 32 juta. Jangan sampai mereka salah melangkah,” katanya.

Diketahui, Rakernas Muslimat NU di Batu digelar mulai 28 Oktober hingga 1 November mendatang. Menurut Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, sedianya Rakernas ini dilaksanakan pada Maret lalu. Namun karena pandemi Covid-19, ditunda dan dilaksanakan hari ini.

“Kami kemudian melakukan berbagai koordinasi secara virtual. Rangkaiannya panjang sekali, dan terakhir adalah Bahtsul Masail terkait dengan Finansial Teknologi,” kata perempuan yang juga guberur Jawa Timur itu.


Editor : Ihya Ulumuddin