Ketua PWNU Jatim Imbau Jemaah di Zona Merah Covid-19 Tak Selenggarakan Salat Idul Adha

Antara ยท Kamis, 30 Juli 2020 - 13:22 WIB
Ketua PWNU Jatim Imbau Jemaah di Zona Merah Covid-19 Tak Selenggarakan Salat Idul Adha
Ilustrasi Salat Idul Adha. (Foto: Istimewa)

SURABAYA, iNews.id - Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur (Jatim), KH Marzuki Mustamar mengimbau pengurus masjid di zona merah Covid-19 tidak menggelar ibadah Salat Idul Adha pada 31 Juli 2020. Tapi bila di titik sekitar masjid tersebut ada kasus Covid-19, dipesilakan untuk menggelar Salat Ied.

"Kalau di kawasan itu benar-benar (zona) merah, sebaiknya mereka salat di rumah masing-masing," ujarnya saat ditemui di Mapolda Jatim di Surabaya, Rabu (29/7/2020).

Meski demikian, dia kembali mengingatkan agar Jemaah menerapkan protokol kesehatan jika memang akan Salat Ied bersama. Di antaranya menggunakan masker, sebelum masuk masjid harus cuci tangan dengan sabun atau menggunakan cairan pembersih tangan, serta menjaga jarak salat.

"Kami juga mohon dengan sangat, khutbahnya jangan lama-lama maksimal 10 menit. Salat tidak harus pakai surat yang panjang. Sehingga kira-kira salatnya selesai seperempat jam untuk mengurangi lamanya waktu kerumunan," katanya.

Sementara itu, terkait penyembelihan hewan kurban, Marzuki menjelaskan setiap satu ekor hanya boleh ditangani oleh dua sampai lima orang. Untuk pembagian hewan kurban agar dapat diantar.

“Daging hewan kurban diantar ke rumah warga, sehingga tidak terjadi kerumunan di tempat penyembelihan," katanya.


Editor : Umaya Khusniah