Ketagihan Game Online Mobile, Pelajar di Surabaya Nekat Jadi Kurir Sabu

Rahmat Ilyasan ยท Senin, 07 Oktober 2019 - 18:05 WIB
Ketagihan Game Online Mobile, Pelajar di Surabaya Nekat Jadi Kurir Sabu
MS (17) pelajar SMA di Surabaya ditangkap petugas Polsek Tegalsari karena mengedarkan narkoba jenis sabu untuk game online. (Foto: iNews.id/Rahmat Ilyasan)

SURABAYA, iNews.id – MS (17) pelajar SMA di Surabaya ditangkap petugas Polsek Tegalsari, Surabaya, Jawa Timur karena diduga mengedarkan narkoba jenis sabu. Uang hasil penjualan sabu itu dipakai MS untuk membeli kuota paket data game online mobile legend.

Selain MS, polisi juga menangkap tiga pengguna narkoba lainnya. Mereka masing-masing berinisial YD (19), MN (19), dn ID (19). Mereka ditangkap saat sedang pesta sabu di kawasan Jalan Kupang Krajan 7, Surabaya.

Kapolsek Tegalsari, Kompol Rendy Surya Adhitama mengatakan, MS yang merupaka pelajar kelas 2 SMA di Surabaya ini merupakan seorang pengedar sabu yang beroperasi dalam jaringan peredaran narkoba.

Pelaku nekat menjadi pengedar sabu karena dirinya kecanduan game online mobil legend. “Tersangka mengaku keuntungan digunakan untuk membeli kuota paket data dan kongkow di warkop ber-wi-fi untuk main game online mobile legend yang setiap hari dimainkan hingga dini hari,” katanya, Senin (7/10/2019).

Kompol Rendy menuturkan, peredaran narkoba kali ini sudah merambah para pelajar. Dari hasil pengembangan peredaran narkoba ini, ternyata sabu-sabu yang diedarkan juga dipasok dari Lapas Madiun yang kini sedang didalami penyidik.

“Dari aksi peredaran narkoba ini, kami berhasil menyita barang bukti 3 paket sabu-sabu masing-masing seberat 0,37 gram, 0,46 gram, dan 0,41 gram,” katanya.

Menurut Rendy, akibat perbuatannya, MS dijerat Pasal tentang Peredaran Narkoba dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Kepada penyidik, MS mengaku baru mengedarkan sabu sebulan lalu. Dia awalnya mengamen dan kenal dengan sabu-sabu. “Baru satu bulan saya edarkan sabu, tapi jarang-jarang,” katanya.


Editor : Kastolani Marzuki