get app
inews
Aa Text
Read Next : Karawang Gempar, Kerangka Manusia Ditemukan Mengambang di Saluran Irigasi Cioter

Kerangka Manusia Ditemukan di Sampang, Tersangkut Ekskavator saat Ratakan Tanah di Lahan Kosong

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:25:00 WIB
Kerangka Manusia Ditemukan di Sampang, Tersangkut Ekskavator saat Ratakan Tanah di Lahan Kosong
Polisi mengevakuasi kerangka manusia yang ditemukan di lahan kosong Sampang Madura untuk dibawa ke rumah sakit. (Foto: iNews TV)

SAMPANG, iNews.id - Kerangka manusia ditemukan di lahan kosong Sampang Madura saat tanah hendak diratakan menggunakan mesin bego atau excavator. Temuan itu menggegerkan warga Desa Tambaan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Jawa Timur.

Kerangka manusia tersebut ditemukan dalam sebuah lubang di lahan kosong. Kondisinya tinggal tulang belulang dan masih ditemukan bersama pakaian yang diduga dikenakan korban.

Polisi yang menerima laporan warga langsung mendatangi lokasi. Polisi kemudian mengumpulkan bagian kerangka dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sebelum akhirnya mengevakuasi temuan itu.

Kerangka selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Sampang untuk pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut, termasuk proses identifikasi.

Berdasarkan keterangan petugas, penemuan bermula saat warga melakukan perataan tanah di lahan kosong menggunakan ekskavator. Ketika proses pengerukan berlangsung, pakaian korban tiba-tiba tersangkut pada bucket excavator.

Setelah diperiksa lebih dekat, warga mendapati di sekitar pakaian tersebut terdapat kerangka manusia. Temuan itu kemudian dilaporkan ke polisi setempat.

Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo mengatakan, polisi bergerak cepat begitu menerima informasi dari warga.

"Masyarkat sedang pemerataan tanah menemukan kerangka manusia. Tim langsung ke lokasi untuk olah TKP. Kerangka sudah dibawa ke rumah sakit di Sampang untuk proses identifikasi," ujarnya.

Ia juga menyampaikan hasil awal identifikasi mengenai jenis kelamin dan rentang usia korban.

"Hasilnya jenis kelamin laki-laku dengan usia 30-50 tahun," katanya.

Sementara itu, berdasarkan informasi identifikasi dari tim forensik Polda Jawa Timur, korban diketahui berjenis kelamin pria dengan perkiraan usia sekitar 30 hingga 40 tahun. Korban diperkirakan meninggal pada rentang 2023 hingga 2024.

Setelah korban dimakamkan di pemakaman umum di Sampang, seorang warga mendatangi Mapolres setempat dan mengaku bahwa korban bernama Fauzen merupakan keluarganya yang berdomisili di Surabaya. Orang tersebut membawa kartu tanda penduduk dan mencocokkan barang bukti yang diamankan polisi.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab korban meninggal dunia di lubang lahan kosong tersebut. Lahan itu disebut diduga akan digunakan untuk perluasan pondok pesantren setempat, namun kepastian terkait hal ini masih dalam pendalaman aparat.

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut