Kepergok Curi Motor, Residivis di Malang Ditelanjangi dan Babak Belur Dihajar Massa

Saif Hajarani ยท Sabtu, 23 Mei 2020 - 09:23 WIB
Kepergok Curi Motor, Residivis di Malang Ditelanjangi dan Babak Belur Dihajar Massa
Dua maling di Malang kepergik saat beraksi, satu dihajar massa dan lainnya sempat kabur. (Foto: iNews/Saif Hajarani)

MALANG, iNews.id – Seorang residivis kasus pencurian sepeda motor nyaris tewas dihajar massa di Malang, Jawa Timur (Jatim). Saat beraksi, pelaku bersama satu rekan yang berhasil kabur saat kepergok warga.

Fathur Rozi (27), warga Desa Kedemangan, Kecamatan Pagelaran hanya bisa melindungi kepala saat massa warga Desa Kesembon, Kecamana Bululawang, Kabupaten Malang menghajarnya. Aksi main hakim sendiri ini sempat direkam salah satu warga.

Dalam rekaman video tersebut, pelaku ditendang dan dipukul warga. Beberapa orang yang emosi bahkan membawa batu besar hendak memukulkannya pada pelaku. Ada pula yang sudah siap dengan balok kayu.

Beruntung pelaku sempat dilindungi beberapa orang agar massa tak lagi menghakiminya. Saat diarak, pelaku bahkan ditelanjangi sebelum akhirnya berhasil diamankan petugas.

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar mengatakan, aksi warga menghajar maling ini bermula saat pelaku yang juga residivis kasus yang sama, mengajak temannya, Amirudin (25), warga Gondanglegi untuk mencuri sepeda motor. Yang menjadi sasaran yakni sepeda motor warga yang tengah mencari rumput.

Keduanya mendatangi lokasi dengan berboncengan. Melihat sasaran berada di depan mata, Rozi turun dan mengeluarkan alat kunci letter T untuk merusak kontak motor korban. Setelah rusak, pelaku juga menggunakan kunci duplikat untuk menyalakan mesin.

Padahal saat itu, korban sudah curiga dengan gelagat keduanya yang mendekati motornya. Saat motor menyala, korban menghadang pelaku.

“Saat pelaku memutar balik, massa yang sebelumnya dihubungi korban sudah mengepung langsung menghakimi pelaku,” katanya saat ekspose kasus di Mapolres Malang, Jumat (22/5/2020).

Sementara teman pelaku, Amirudin segera melarikan diri menggunakan sepeda motor. Pelaku bersembunyi di rumahnya dan berhasil ditangkap polisi.

Pelaku mengaku nekat mencuri untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Selain pelaku, polisi mengamankan motor korban serta peralatan untuk melakukan pencurian berupa kunci letter T.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Ancaman hukuman hingga tujuh tahun penjara.


Editor : Umaya Khusniah