Keluarga TKI Terpukul Dengar Kabar Zaini Dihukum Pancung di Arab Saudi

Taufik Syahrawi ยท Senin, 19 Maret 2018 - 17:56 WIB
Keluarga TKI Terpukul Dengar Kabar Zaini Dihukum Pancung di Arab Saudi
Dua putra Zaini Misrin di Bangkalan, Madura, tampak sangat berduka mendengar kabar ayah mereka dihukum pancung di Arab Saudi. (Foto: iNews/Taufik Syahrawi)

BANGKALAN, iNews.id – Kabar tentang Zaini Misrin, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang dihukum pancung di Arab Saudi, membuat keluarga di Bangkalan, Madura, kaget dan terpukul. Keluarga sebelumnya tidak mendapat pemberitahuan terlebih dahulu dari Pemerintah Arab Saudi mengenai eksekusi tersebut.

Saat ini, keluarga almarhum Zaini Misrin masih berkumpul di rumah duka, Desa Kebun, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Madura. Sejumlah anggota keluarga masih terus menangis setelah mendengar kabar Zaini Misrin dihukum pancung Pemerintah Arab Saudi, setelah sempat menjalani 13 tahun penjara.

Keluarga sangat kecewa karena Pemerintah Arab Saudi tidak menyampaikan pemberitahuan terlebih dahulu mengenai rencana eksekusi Zaini Misrin di Indonesia. Bahkan, berita duka itu pertama kali mereka ketahui dari adik almarhum yang juga bekerja di Arab Saudi melalui telepon.


Foto Zaini Misrin semasa hidup. (Foto: iNews/Taufik Syahrawi)

Zaini Misrin berangkat menjadi TKI ke Arab Saudi tahun 2003 lalu. Namun, dua tahun kemudian, dia dituduh telah membunuh majikannya Abdullah Bin Umar Al Sindy. Tahun 2008, Zaini Misrin lalu divonis hukuman pancung. Padahal menurut pengakuan almarhum, dia tidak melakukan pembunuhan tersebut dan hanya dipaksa untuk mengakuinya. Setelah terjadi penundaan eksekusi tiga kali, Zaini Misrin akhirnya menjalani hukuman pancung pada Minggu, 18 Maret 2018.

Sejak penangkapan dan penahanan Zaini Misrin, keluarga korban sudah tiga kali bertemu langsung dengannya di tahanan. Keluarga sebelumnya berharap masih bisa bertemu lagi dengan Zaini Misrin. “Kami kaget dan sedih mendapat kabar bapak saya sudah meninggal. Kami minta bantuan dari pemerintah Indonesia, sebaiknya bagaimana menghadapi masalah ini,”kata Syaiful Thoriq, putra almarhum Zaini Misrin, Senin (19/3/2018).

Hal senada diungkapkan Mustofa, putra almarhum Zaini Misrin. “Saya sedih dan kaget dengar kabar almarhum sudah meninggal. Saya pertama kali dapat kabar dari adiknya almarhum Bapak saya lewat video call. Semasa hidup, saya sudah tiga kali bertemu dengan Bapak,” kata Mustofa.


Editor : Maria Christina