Kasus Tragedi Surabaya Membara, Polisi Periksa Petugas dan Masinis KA

Ihya Ulumuddin · Minggu, 11 November 2018 - 15:29:00 WIB
Kasus Tragedi Surabaya Membara, Polisi Periksa Petugas dan Masinis KA
Suasana saat insiden penonton drama kolosal Surabaya Membara terjatuh dari viaduck dan ada yang terlindas kereta, Jumat (9/11/2018). (Foto: istimewa)

SURABAYA, iNews.id – Penyidik Satreskrim Polrestabes Surabaya terus mengusut insiden maut saat pertunjukan drama kolosal "Surabaya Membara". Setelah mengambil keterangan panitia penyelenggara, penyidik kini memeriksa petugas kereta api (KA) atas tragedi yang menewaskan 3 penonton dan melukai belasan lainnya.

"Hari ini kami koordinasi dengan Daops untuk meminta keterangan petugas kereta api termasuk masinis. Kami juga terus melakukan upaya penegakan hukum dan menyelidiki penyebab terjadinya kecelakan," kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudy Setiawan, Minggu (11/11/2018).

Dia mengungkapkan, keterangan pihak KA dibutuhkan untuk melengkapi hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), serta pemeriksaan terhadap penyelenggara. Nantinya, penyidik dapat memiliki gambaran utuh tentang kasus tersebut, sebelum mengambil langkah lanjutan.

"Ada dua yang kami periksa (penyelenggara), termasuk mas Taufik Monyong (inisiator dan sutradara Surabaya Membara)," ujarnya.


Kendati demikian, keterangan itu masih belum cukup untuk mengungkap fakta-fakta insiden tersebut. "Sampai sekarang masih berlanjut. Bisa jadi jumlah saksi yang akan diperiksa akan bertambah. Informasinya akan kami up date terus," ucapnya.

Sementara itu, berdasarkan update terbaru, jumlah korban luka dalam insiden Jumat (9/11/2018) sebanyak 20 orang. Dari jumlah itu, tujuh orang masih di rawat di rumah sakit (RS). Masing-masing tiga di RS Soewandhi dan empat lainnya di RS PHC.

Diketahui, tragedi ini terjadi saat pertunjukan drama kolosal "Surabaya Membara". Sejumlah penonton yang naik di atas viaduck terjatuh. Tiga tewas dan belasan lainnya luka dalam tragedi tersebut.

Nahas ini terjadi saat kereta api KRD dari Sidoarjo-Pasar Turi melintas. Penonton yang terjebak di atas viaduck lantas panik dan terjatuh dari ketinggian kurang lebih 5 meter. Tak hanya itu, satu penonton juga terlindas roda kereta dan tewas mengenaskan.

Sejatinya, drama kolosal "Surabaya Membara" digelar dalam rangka memeringati Hari Pahlawan 10 November. Drama yang diinisiasi seniman ini menampilkan heroisme arek-arek Suroboyo saat bertempur melawan sekutu.

Pagelaran teater Surabaya Membara merupakan tontonan rutin setiap tahun untuk menyambut Hari Pahlawan. Acara ini dipusatkan di sekitar Monumen Tugu Pahlawan di Jalan Pahlawan Surabaya yang notabene merupakan pusat pertempuran 10 November.

Editor : Donald Karouw

Follow Berita iNewsJatim di Google News

Bagikan Artikel: