Kasus Ibu Racuni 2 Anak di Wonogiri lalu Bunuh Diri, Begini Pengakuan Suami

Ahmad Subekhi ยท Jumat, 13 Desember 2019 - 15:18 WIB
Kasus Ibu Racuni 2 Anak di Wonogiri lalu Bunuh Diri, Begini Pengakuan Suami
Sukron Candani, suami dari Winarsih, ibu yang racuni anak lalu bunuh diri di Wonogiri. (Foto: iNews/Ahmad Subekhi)

PONOROGO, iNews.id – Sukron Candani hanya terdiam terpaku di sudut ruang ICU RSUD Harjono Ponorogo. Tatapannya kosong menunggu anaknya Zim (10) yang menjalani perawatan intensif dari tim medis dengan sejumlah selang di tubuhnya, Jumat (13/12/2019).

Sukron merupakan suami dari Winarsih, seorang ibu yang meracuni kedua anaknya lalu bunuh diri di Desa Bakalan, Kecamatan Purwantoro, Wonogiri, Jateng, Kamis (12/12/2019). Anak kedua KD (8) meninggal, sedangkan Zim mampu bertahan dan kini dirawat intensif.

Kematian istri dan anaknya dengan cara yang tragis membuatnya terpukul. Dia mengaku syok dan tak menyangka istri pertamanya tersebut mampu untuk mengambil tindakan nekat tersebut.

“Pernah satu dua kali dia (almarhumah Winarsih) mengancam bunuh diri minum obat nyamuk dan sebagainya. Tapi semua hanya di mulut, saya tak percaya dia sampai melakukannya,” ujar Sukron, Jumat (13/12/2019).

Dia juga membantah menelantarkan istri dan kedua anaknya tersebut. Memang dia akui sudah tak tinggal bersama mereka, namun masih memberi nafkah secara ekonomi.

“Hubungan kami baik saja. Saya memang tiga bulan ini tidak pulang, tapi komunikasi masih jalan. Rabu lalu kami masih telfonan,” katanya.

Kendati demikian, Sukron tak membantah telah menikah kembali. Menurutnya, istrinya sudah ikhlas dan keluarganya juga sudah tahu hal tersebut. Jadi jika disebut sang istri depresi karena dia menikah ulang hal itu dinilainya tak relevan.

“Dari tahun 2009 sampai 2015 istri saya sudah seperti itu. Kadang kambuh, kadang membaik. Dia selalu mengatakan semua orang memusuhinya. Dan itu dikatakannya setiap hari,” kata Sukron.

Kasus ibu meracuni dua anak lalu bunuh diri ini masih dalam penanganan polisi. Dalam aksi tersebut, sang ibu dan anak bungsu meninggal. Sementara anak sulung masih dalam perawatan.


Editor : Donald Karouw