Kasus Hakim PN Medan Ditemukan Tewas, MA Ingatkan Kewaspadaan saat Terima Tamu

Ihya Ulumuddin ยท Minggu, 01 Desember 2019 - 15:14 WIB
Kasus Hakim PN Medan Ditemukan Tewas, MA Ingatkan Kewaspadaan saat Terima Tamu
Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung Abdullah. (Foto: Istimewa)

SURABAYA, iNews.idMahkamah Agung (MA) mengingatkan seluruh hakim di Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan diri. Hal ini menyusul kasus tewasnya hakim sekaligus humas Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jamaludin.

“Kasus hakim Jamaluddin menjadi pelajaran bagi semua hakim di Indonesia agar berhati-hati setiap menerima teman atau tamu. Karena bisa berpotensi sama,” ujar Kepala Biro Hukum dan Humas MA Abdullah, Minggu (1/12/2019).

Atas nama pribadi dan MA, Abdullah menyampaikan duka dan turut berbelasungkawa atas meninggalnya hakim Jamaludin. Dia berharap, polisi segera mengungkap misteri kematiannya.

“Bersama dengan Ikatan Hakim Indonesia, kami sudah sampaikan kepada polisi agar mengusut kasus ini hingga tuntas. Semua harus menjadi jelas. Pelaku agar dapat diidentifikasi dan ditangkap. Semua akan terbuka. Motifnya apa,” katanya.

Kejelasan ini diperlukan untuk mengetahui kepastian penyebab kematian Jamaludin terkait perkara yang ditanganinya atau bukan. Sebab sampai saat ini, pihaknya belum mendapat konfirmasi.

“Semuanya kami serahkan ke polisi,” ucapnya.

Menurutnya berdasarkan penelusuruan, selama ini rekam jejak almarhum sebagai hakim cukup baik. Tidak pernah ada catatan apapun terhadap pria asal Aceh tersebut, termasuk tindakan indisipliner.

“Tidak ada catatan apa-apa tentang beliau. Apalagi yang bersangkutan jadi humas di PN Medan. Itu berarti catatannya memang baik. Karena jadi humas itu selektif (orang pilihan),” tuturnya.

Sebelumnya, Hakim PN Medan Jamaluddin ditemukan tewas dalam sebuah mobil di jurang perkebunan kelapa sawit di Dusun II Namo Rindang, Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, Jumat (29/11/2019) siang. Posisi korban terbaring di bangku belakang dalam mobil Toyota Land Cruiser Prado nomor polisi BK 77 HD warna hitam.


Editor : Donald Karouw