get app
inews
Aa Text
Read Next : Divonis 5 Bulan Penjara, Kakek Pencuri Burung Cendet di Baluran Menangis Histeris

Kakek Masir Terdaka Pencurian Burung Sujud Menangis usai Keluar Rutan Situbondo

Jumat, 09 Januari 2026 - 15:59:00 WIB
Kakek Masir Terdaka Pencurian Burung Sujud Menangis usai Keluar Rutan Situbondo
Kakek Masir (75) sujud syukur usai bebas dari Rutan Situbondo. Dia sebelumnya divonis 5 bulan 20 hari penjara. (Foto: iNews)

SITUBONDO, iNews.id – Suasana haru menyelimuti pintu gerbang Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Situbondo pada Jumat (9/1/2026) pagi. Kakek Masir (75), yang sempat viral karena terjerat kasus pencurian burung cendet di kawasan konservasi Taman Nasional Baluran, resmi menghirup udara bebas.

Begitu melangkahkan kaki keluar dari gerbang rutan, kakek renta ini langsung melakukan sujud syukur di atas aspal dan disambut tangis peluk oleh pihak keluarga yang telah menunggu sejak pagi.

Pada persidangan yang digelar Rabu (7/1/2026) lalu, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Situbondo memvonis Kakek Masir dengan hukuman 5 bulan 20 hari penjara. Dia dinyatakan terbukti secara sah melanggar Undang-Undang tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem karena memikat lima ekor burung Cendet di wilayah Taman Nasional (TN) Baluran.

Meskipun divonis bersalah, Kakek Masir tidak perlu lagi mendekam di sel lebih lama. Pasalnya, masa penahanan yang telah dijalaninya selama proses hukum mencapai 5 bulan 17 hari. Dengan demikian, ia hanya perlu menjalani sisa hukuman selama dua hari dan diperbolehkan pulang tepat pada hari Jumat ini.

Kuasa hukum Kakek Masir, Supriono, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada seluruh elemen masyarakat yang telah mengawal kasus ini. Menurutnya, perhatian publik dan media massa menjadi faktor penting dalam memastikan proses hukum berjalan dengan rasa keadilan.

"Kami berterima kasih kepada semua pihak, khususnya rekan-rekan media. Berkat pemberitaan yang masif, kasus ini menjadi perhatian nasional sehingga Kakek Masir mendapatkan putusan yang jauh lebih ringan dari tuntutan awal," ujar Supriono di depan Rutan Situbondo.

Sempat Dituntut 2 Tahun Penjara

Perjalanan hukum Kakek Masir sebelumnya sempat memicu gelombang protes. Masyarakat dan sejumlah kelompok aktivis melakukan demonstrasi setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) melayangkan tuntutan yang dinilai terlalu berat bagi seorang lansia, yakni 2 tahun penjara. 

Banyak pihak menilai tuntutan tersebut tidak proporsional mengingat kondisi usia dan latar belakang terdakwa. Namun, putusan hakim yang jauh di bawah tuntutan jaksa ini akhirnya diterima dengan lega oleh pihak keluarga. Kini, Kakek Masir dapat kembali berkumpul bersama keluarga di masa tuanya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut