Kakek Diduga Dukun Santet Tewas di Lumajang, Polisi: Warga Seharusnya Tak Main Hakim Sendiri

Antara, Yuswantoro ยท Senin, 18 November 2019 - 15:30 WIB
Kakek Diduga Dukun Santet Tewas di Lumajang, Polisi: Warga Seharusnya Tak Main Hakim Sendiri
Tim Cobra Polres Lumajang saat olah TKP kasus pembunuhan di Desa Kalidilem. (Foto: Humas Polres Lumajang)

LUMAJANG, iNews.id - Polres Lumajang masih menyelidiki kasus pembunuhan seorang kakek yang diduga dukun santet di Desa Kalidilem, Kecamatan Randuagung. Polisi meminta warga tak main hakim sendiri menyikapi tudingan yang beredar tersebut.

Korban, Marsam (64), memang diisukan sebagai orang yang mendalami ilmu hitam. Namun tidak ada fakta detail yang dapat membuktikan bahwa korban merupakan seorang dukun santet.

"Seharusnya tak boleh menghakimi orang lain sebagai dukun santet, apalagi tidak ada fakta konkret bahwa korban Marsam adalah dukun santet," kata Kapolres Lumajang, AKBP Muhammad Arsal Sahban, kepada wartawan saat olah TKP, Senin (18/11/2019).

Informasi yang dihimpun, pembunuhan ini dikaitan saat korban tinggal di rumah seorang warga, H Ismail. Tidak berselang lama, warga tersebut meninggal dunia, sehingga keluarga almarhum mengusir Marsam dari rumah duka.

Setelah diusir, dia sempat tidur di gubuk penarikan amal hingga akhirnya menumpang di rumah warga lainnya, H Husen. Enam bulan kemudian, pemilik rumah juga meninggal dunia, dan Marsam pun pergi meninggalkan desa.

"Setelah empat tahun, Marsam pun kembali ke desa tersebut karena ada kerabatnya yang meninggal dan setelah mengikuti tahlilan di malam hari," ujar dia.

Ketika itu, korban begadang dengan beberapa warga dan pamit ke belakang untuk ke kamar mandi, namun Marsam tidak kembali. Kemudian warga menemukan jasadnya di dekat tempat tahlilan kerabatnya tersebut.

Warga menemukannya sudah tewas bersimbah darah di tengah jalan desa dekat tempat tahlilan kerabatnya. Ada luka parah di leher dan pundak akibat senjata tajam.

"Dari hasil olah TKP yang kami lakukan, ditemukan adanya dua luka yang ada di tubuh korban," kata Ketua Tim Cobra Polres Lumajang AKP Hasran.

Menurut dia, korban mengalami luka bacok senjata tajam di bagian leher dan pundak sebelah kiri, sehingga korban diduga meninggal di lokasi kejadian setelah dibunuh oleh pelaku.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal