Kakak Adik Ini Kompak Jadi Lulusan Akademi Angkatan Laut Terbaik

Umaya Khusniah · Jumat, 26 Juni 2020 - 23:39 WIB
Kakak Adik Ini Kompak Jadi Lulusan Akademi Angkatan Laut Terbaik
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menganugerahi Sermatutar (P) Rizqy Zealand Djuhaeri sebagai lulusan terbaik Akademi Angkatan Laut (AAL) atau Adhi Makayasa 2020. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Yudo Margono memberikan gelar lulusan terbaik Akademi Angkatan Laut (AAL) atau Adhi Makayasa tahun 2020 kepada Sersan Mayor Satu Taruna atau Sermatutar (P) Rizqy Zealand Djuhaeri, S Tr (Han). Pemberian gelar dilaksanakan pada upacara penutupan pendidikan (yupdik) dan wisuda sarjana 97 Taruna/Taruni AAL di Gedung Maspardi AAL, Bumimoro, Moro Krembangan, Surabaya, Jatim, Kamis (25/6/2020).

Prestasi membanggakan yang diraih Sermatutar (P) Rizqy Zealand Djuhaery, S Tr (Han) itu seakan mengulang kembali kesuksesan kakak kandungnya, Letda Marinir Muhammad Faishal Djuhaeri, S T Han. Dia juga menjadi lulusan terbaik dan mendapatkan penghargaan Adhi Makayasa pada tahun 2018 silam.

Rizqy merupaka putra dari pasangan Kolonel Marinir Herry Djuhaer, alumni AAL Angkatan 37 tahun 1991 dan ibu Nina Nubaeti. Kolonel Marinir Herry merupakan Wakil Komandan Pasukan Marinir (Wadan Pasmar) 2 Surabaya.

Kolonel Marinir Herry mengaku haru dan bangga karena anak keduanya berhasil mengikuti jejak kakaknya sebagai lulusan terbaik AAL. Untuk menjadikan mereka seperti saat ini bukanlah hal yang mudah dan membutuhkan proses yang sangat panjang.

“Saya harus memastikan terlebih dahulu bakat dan minatnya kemana sesuai dengan keinginannya, apakah melanjutkan ke bangku kuliah atau menjadi Taruna. Saat naik ke kelas tiga, akhirnya dia memutuskan untuk bergabung menjadi Taruna AAL", ujar alumni Sesko Amerika ini.

Dukungan penuh diberikan Kolonel Marinir Herry Djuhaeri dan istri kepada putranya tersebut. Pendampingan mulai dari persiapan tes baik fisik, mental dan minat, saat pelaksanaan tes, hingga dinyatakan lulus dan dinobatkan sebagai lulusan terbaik.

“Keberhasilan anak pertama, memberikan rangsangan khusus kepada anak yang kedua, sehingga saat anak kedua berkeinginan untuk menjadi Taruna, tidak terlalu sulit untuk mengarahkannya. Dengan persiapan yang matang, akhirnya anak kedua siap untuk mengikuti pendidikan tanpa mengalami kesulitan”, kata alumni Lemhannas di Inggris ini.

Dia mengatakan, yang terpenting dari semuanya adalah peran seorang ibu yang melahirkan, membesarkan dan mendidik putra/putrinya dari bayi hingga dewasa. Hal ini lantaran dirinya sangat jarang bisa berada di tengah-tengah keluarga karena penugasannya sebagai prajurit TNI AL.

“Peran ibu sangat penting dalam mencetak perilaku, akidah, religi, budi pekerti, sopan santun, saling menghormati sehingga sejak anak-anak mereka sudah memiliki karakter yang baik”, katanya.


Editor : Umaya Khusniah