Kades Sidagedungbatu Gresik Dipolisikan usai Pukul Warga yang Kritik Pembangunan Jalan

Ashadi Iksan ยท Senin, 12 Oktober 2020 - 10:27:00 WIB
Kades Sidagedungbatu Gresik Dipolisikan usai Pukul Warga yang Kritik Pembangunan Jalan
Warga Desa Sidagedungbatu, Gresik, Saniri menunjukkan surat laporan ke polisi. (Foto: SINDOnews/Ashadi Iksan)

GRESIK, iNews.id – Kepala Desa (Kades) Sidagedungbatu, Kecamatan Sangkapura, Gresik, Jawa Timur (Jatim) dipolisikan salah satu warga. Pelaporan karena kepala desa tersebut diduga memukul warga yang mengkritik pembangunan jalan.

Supar, Kepala Desa Sidagedungbatu ini dilaporkan warga yang juga merupakan seorang dosen, Saniri. Dia mengaku dipukul Supar sehingga membawa kasus tersebut ke ranah hukum.

Kanit Reskrim Polsek Sangkapura, Aiptu Basuki Darianto menjelaskan, kedua pihak, pelapor maupun terlapor sudah dipanggil untuk dimintai keterangan. "Sudah kami periksa," katanya, Minggu (11/10/2020).

Kepada polisi, korban hanya mengkritik pembangunan jalan desa di Dusun Pamona. Sayangnya, krititan itu dianggap ikut campur urusan pembangunan infrastruktur.

Pelaku ternyata tidak terima sehingga mencegat korban saat melewati rumahnya. Korban dipukul hingga berulang kali.

"Niat saya hanya mengusulkan, kalau membangun jalan sekalian yang kuat dan tangguh," ujar Saniri.

Aksi pemukulan itu diketahui warga setempat. Bukannya berhenti, aksi pemukulan semakin menjadi-jadi.

Kades bahkan menantang korban untuk lapor ke polisi jika tak terima dengan perbuatannya. "Kades menantang saya suruh lapor ke polisi," imbuh Saniri.

Pascakejadian, pelaku sempat membuat surat permintaan maaf. Bukan surat perdamaian maupun pencabutan laporan kepolisian.

"Hanya permintaan maaf dari kades dan ditandatangani sendiri," katanya.

Sementara Kades Sidogedungbatu, Supar berdalih sudah menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan. Sudah ada surat penyataan perdamaian agar kasus tidak dilanjutkan.

"Iya saya mengaku salah. Saya sudah damai bertemu korban, bersama tokoh masyarakat dan Muspika," katanya.

Editor : Umaya Khusniah