Kabar Duka, Dokter Kepala Puskesmas Slempit Gresik Meninggal karena Covid-19

Ashadi Iksan ยท Minggu, 12 Juli 2020 - 19:08 WIB
Kabar Duka, Dokter Kepala Puskesmas Slempit Gresik Meninggal karena Covid-19
Ilustrasi tenaga medis. (Foto:Antara)

GRESIK, iNews.id - Seorang dokter di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, meninggal karena positif terinfeksi virus corona atau Covid-19. Dokter bernama Budi Luhur tersebut menjabat Kepala Puskesmas Slempit, Kecamatan Kedamean.

Almarhum menjadi dokter pertama di Gresik yang meninggal karena terpapar Covid-19. Sebelumnya, belasan tenaga kesehatan (nakes) juga dinyatakan terkonfirmasi terinfeksi virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China itu.

Humas RS Wates Husada, Setyo mengatakan, sebelum meninggal dr Budi sempat dirawat di RS Wates Husada. Dia mengalami pneumonia atau radang paru-paru. Selain itu, dr Budi juga didiagnosa lain memiliki penyakit penyerta hipertensi.

“Ini yang tidak bisa terkontrol,” kata Setyo di Gresik, Minggu (12/7/2020).

Setyo mengatakan, kondisi dr Budi Luhur diketahui dari hasil tes swab yang menyatakan yang bersangkutan positif Covid-19. Ini menambah kasus kematian tenaga medis di Gresik akibat terpapar virus corona.

Di Gresik sebelumnya sudah ada dua tenaga kesehatan yang meninggal karena Covid-19. Pertama, Bambang, pegawai Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik yang berprofesi sebagai perawat gigi. Kemudian, ada tenaga nonmedis yang juga pegawai Dinkes Gresik meninggal karena Covid-19.

Hal ini sebelumnya telah dikonfirmasi kepada Direktur RSUD Ibnu Sina dr Endang Puspitowati. Banyak nakes di Gresik yang terpapar Covid-19 dan menjalani perawatan di beberapa ruangan RSUD Ibnu Sina Gresik.

"Ada 14 nakes di beberapa ruangan,” kata dr Endang Puspitowati beberapa waktu lalu.

Sementara informasi diperoleh, rekan-rekan almarhum dr Budi Luhur di Dinkes Gresik menggelar acara penghormatan terakhir atas meninggalnya kepala Puskesmas Slempit, Kecamatan Kedamean itu. Namun, Kepala Dinkes Gresik drg Syaifuddin Ghozali belum bisa dikonfirmasi terkait informasi ini.


Editor : Maria Christina