Jual Tabung Oksigen 1 Meter Kubik Rp5,5 Juta, Pemuda Ini Ditangkap Polisi

Ashadi Iksan · Kamis, 19 Agustus 2021 - 19:24:00 WIB
Jual Tabung Oksigen 1 Meter Kubik Rp5,5 Juta, Pemuda Ini Ditangkap Polisi
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto saat memberikan keterangan modus tersangka menjual tabung online. (Foto/SINDOnews/ashadi ik)

GRESIK, iNews.id - Penjual tabung oksigen online ditangkap Satreskrim Polres Gresik. Pria berinisial FD (19) warga Surabaya itu diringkus karena menjual tabung oksigen dengan harga cukup tinggi, jauh melebihi pasaran. 

Hasil penyelidiki polisi, pelaku sengaja memanfaatkan kebutuhan tabung oksigen yang tinggi untuk meraup untung berlebih. 

Praktik curang tersebut terendus setelah aparat menyamar sebagai pembeli di lapak online. Dari penyamaran itu, polisi berhasil menangkap FD dan menetapkannya sebagai tersanka.

Kronologis pengungkapan itu, dimulai dari, petugas mencurigai postingan di market place, atas nama akun Vero. Di lapak tersebut dia menawarkan satu tabung oksigen ukuran 1 M3 dengan harga Rp4,2 juta. 

Lalu petugas berpura-pura membeli. Namun setelah dihubungi via seluler harganya malah naik menjadi Rp5,5 juta rupiah. Padahal tabung itu umumnya hanya seharga Rp650 hingga Rp1 juta. 

Selanjutnya, petugas yang menyaru menjadi pembeli pun mengiyakan angka yang ditentukan penjual. Lalu, dua tabung oksigen ukuran 1 M3 diantarkan jasa taksi online di lokasi yang disepakati yaitu di perumahan ABR blok A, Gresik. 

Dari driver pengantar diperoleh informasi, alamat penjual dengan cepat dikantongi petugas. Belakangan diketahui pemilik akun Vero tersebut adalah FD, warga Surabaya.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, setelah mengantongi alamat pengirim, pihak polisi lalu menyasar di perumahan Pondok Candra Indah, Sidoarjo. Di lokasi itu petugas mengamankan pasutri, KN (27) dan istrinya, GC (27). 

"Dari tangan suami istri ini petugas menyita dua tabung oksigen. Masing-masing berukuran 1 M3 dan 6 M3," katanya, Kamis (19/8/2021). 

Kemudian, dari keterangan pasutri dikembangkan lagi, keduanya mendapatkan tabung tersebut dari GN (22) warga Sidoarjo dengan harga Rp4.5 juta.

"Keduanya lalu menjual cepat satu tabung kepada YM (30) warga Surabaya dengan harga Rp4,9 juta," ujarnya. 

Dari situ, YM menjualnya kembali melalui akun Instagram kemudian dibeli VR (32) warga Surabaya dengan harga 5 juta tiga ratus ribu rupiah. Transaksi berantai saling mencari untung berakhir di tangan FD (19) warga Surabaya.

Entah apa yang ada dibenak FD yang kini ditetapkan sebagai tersangka. Sehingga begitu tega mencari keuntungan diatas derita pasien Covid-19. 

Tersangka sempat bersilat lidah setelah ditangkap di Surabaya. Dia berdalih membeli tabung oksigen dari pasar loak seharga Rp3,9 juta. Namun ucapnya tak bisa dibuktikan.

"Petugas berhasil menyita 4 tabung oksigen. Dengan rincian 3 tabung berukuran 1M3 dan 1 tabung 6 M3. Serta uang tunai total 2 juta seratus ribu rupiah dan satu keping kartu ATM dengan saldo 800.000 sebagai barang bukti," kata Alumni Akpol 2001 itu.

Atas perbuatannya, tersangka disangkakan Pasal 62 Ayat (1) Jo Pasal 10 Huruf a UU RI No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara.

Editor : Ihya Ulumuddin

Bagikan Artikel: