Jenazah Penambang Pasir Kembali Ditemukan, Korban Tewas Jadi 4 Orang

Afnan Subagio ยท Sabtu, 17 Februari 2018 - 21:12:00 WIB
Jenazah Penambang Pasir Kembali Ditemukan, Korban Tewas Jadi 4 Orang
Warga menyaksikan proses penggalian longsoran tebing untuk menemukan jenazah korban. (Foto: iNews/Afnan Subagio)

KEDIRI, iNews.id – Korban keempat yang tewas tertimbun longsor di kawasan penambangan pasir liar di Sungai Ngobo, perbatasan Kabupaten Kediri dan Malang, ditemukan. Korban tertimbun di bawah truk yang dikendarainya. Sebelumnya, Jumat (17/2/2018), tiga korban tewas sudah dievakuasi.

Tim gabungan berhasil menemukan jenazah korban, Narji, setelah melakukan pencarian selama satu jam. Jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di Plosoklaten, Kabupaten Kediri. Di rumah duka, korban sempat divisum luar oleh tim dokter. Setelah itu, jenazah diserahkan kepada keluarga korban untuk dimakamkan.

Narji merupakan salah satu sopir truk yang ditemukan terpendam di bawah truknya. Ketinggian material longsor yang menimbun korban sebelumnya sekitar tiga meter, namun sudah digali pada Jumat siang. Jenazah Narji ditemukan setelah penggalian satu meter pada Sabtu pagi tadi.

“Kami menemukan jenazah Pak Narji tepat pukul 08.15 WIB. Kami selesai melakukan proses evakuasi pukul 08.45 karena memang jenazahnya tertimbun material, terkubur, dan langsung kami bawa ke rumah duka,” kata Ketua URC BPBD Kediri Windoko.

Longsor di kawasan penambangan pasir liar di jalur lahar Kelud, perbatasan Kabupaten Kediri dan Kabupaten Malang, Jatim, Jumat (16/2/2018) pukul 04.45 WIB, menewaskan empat orang. Sementara empat penambang pasir lainnya berhasil selamat. Selain Narji, tiga korban tewas lain yang lebih dulu dievakuasi yakni, Andik (35) dan Seno (30), keduanya warga Desa Sumberagung, Kecamatan Plosoklaten.

Kemudian, Sugiyanto (35), warga Desa Badek Sepawon, Kecamatan Plosoklaten. Sementara korban selamat semuanya juga berasal dari Kecamatan Plosoklaten, yaitu Mur (34), warga Desa Badek Sepawon, Sulis warga Desa Sumberagung, Samsul (24) warga Desa Sumberagung, dan Iksan warga Desa Sumberagung.

Kawasan tersebut memang selama ini dikenal rawan longsor, apalagi pada musim hujan yang membuat kondisi tanah labil. Terkait aktivitas penambangan pasir tersebut, Kepolisian Resor (Polres) Kediri masih akan menentukan titik mana yang masuk kawasan Kediri. Selain itu, Polres Kediri juga akan mempelajari aturan terkait penambangan pasir sehingga tidak lagi memakan korban seperti yang terjadi Jumat lalu.


Editor : Maria Christina