get app
inews
Aa Text
Read Next : Kakek Masir Pencuri Burung Cendet Batal Dituntut 2 Tahun Bui, Keluarga Histeris

Jenazah Covid-19 Menumpuk di Situbondo, Tim Pemulasaraan Kewalahan 

Selasa, 06 Juli 2021 - 10:51:00 WIB
Jenazah Covid-19 Menumpuk di Situbondo, Tim Pemulasaraan Kewalahan 
Tim pemulasaraan membawa jenazah Covid-19 di RSUD Abdoer Rahem Situbondo untuk dimakamkan, Selasa (6/7/2021). (Foto: iNews.id/Riski Amirul Ahmad).

SITUBONDO, iNews.id - Jenazah pasien Covid-19 di RSUD dr Abdoer Rahem menumpuk. Tim pemulasaraan jenazah juga kwalahan akibat banyaknya pasien Covid-19 yang meninggal sejak sepekan terakhir. 

Kondisi ini mengakibatkan jenazah tertahan cukup lama di kamar mayat. Jenazah tersebut harus mengantre untuk proses pemulasaraan hingga proses pemakaman. 

Berdasarkan video amatir warga, mayat pasien terkonfirmasi menumpuk penuh di kamar jenazah RSUD Abdoer Rahem Situbondo. Para anggota keluarga pun hanya bisa pasrah menunggu hingga jenazah keluarga mereka ditangani petugas. 

"Jumlah pasien Covid-19 yang meninggal cukup banyak. Sementara tim pemulasaraan hanya delapan orang. Itu pun hanya empat yang bekerja. Sebab, yang empat sakit karena kecapekan," kata Koordinator Pemulasaraan Covid-19 Situbondo, Lukman Hasby, Selasa (6/7/2021). 

Lukman mengatakan, setiap hari, para petugas pemulasaraan bekerja hingga larut malam. Dari mulai memandikan jenazah, menggotong peti, hingga melalukan pemakaman. 

"Selain banyak, kadang lokasi pemakaman juga jauh, sehingga membutuhkan waktu lama," katanya. 

Lukman mengatakan, dalam sehari, satu tim pemulasaraan Covid-19 hanya bisa memakamkan sebanyak sembilan jenazah. Jika lebih dari itu maka akan dilanjutkan keesokan harinya. 

Diketahui, secara akumulatif kasus aktif Covid-19 di Situbondo mencapai 3.320 kasus. Sedangkan 283 orang di antaranya meninggal dunia. 

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut