Jembatan Penghubung Desa di Lereng Gunung Bromo Ambruk Diterjang Banjir

Hana Purwadi ยท Sabtu, 15 Februari 2020 - 16:25 WIB
Jembatan Penghubung Desa di Lereng Gunung Bromo Ambruk Diterjang Banjir
Kondisi jembatan penghubung sejumlah desa di lereng Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jatim, yang ambruk, Sabtu (15/2/2020). (Foto: iNews/Hana Purwadi)

PROBOLINGGO, iNews.id – Jembatan Sukapura yang menjadi penghubung sejumlah desa di lereng Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur (Jatim), ambruk setelah diterjang banjir. Saat ini para petani terkendala untuk mengangkut hasil pertanian.

Agar petani tetap bisa beraktivitas untuk mengangkut hasil pertanian, mereka memberlakukan sistem buka tutup. Para pengendara juga mesti berhati-hati karena bangunan jembatan yang tersisa bisa ambrol sewaktu-waktu.

Dari pantauan iNews.id Sabtu (15/2/2020) pagi, separuh jalan di Jembatan Sukapura penghubung Kecamatan Sukapura dan Kecamatan Sumber sudah amblas. Penyangga jembatan juga terkikis dan longsor. Untuk menahan agar jembatan tidak runtuh seluruhnya, terpaksa disangga menggunakan sejumlah bambu sampai jembatan diperbaiki kembali.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Wandik mengatakan, saat ini pengendara memang bisa melintasi jembatan. Namun, pengguna jalan harus bergantian karena badan jalan yang tersisa tinggal separuh

“Jembatan memang bisa dilalui, tapi mesti hati-hati. Jembatan ini ambrol karena diterjang banjir kemarin, saat hujan deras. Ada longsor juga kemarin,” kata Wandik.

Jembatan penghubung itu diketahui merupakan peninggalan masa Orde Lama, sekitar tahun 1982. Konstruksinya pun masih menggunakan rollag bata merah, tanpa kawat baja sebagai tulang penahan.

“Karena usianya sudah lebih dari 30 tahun, saat diterjang banjir, jembatan mudah terkikis hingga ambrol,” kata petugas Dinas Pekerjaan Umum (PU) Ari Purnomo.

Sementara upaya perbaikan jembatan tua itu terus dilakukan dengan cara membuat penahan banjir. Bangunan juga akan diperkuat dengan penyangga baru di dua sisi. Namun, jika tak segera diperbaiki seluruhnya, jembatan dikhawatirkan tiba-tiba ambruk seluruhnya karena sudah lama tidak direnovasi.

Petugas mengimbau kepada warga dua kecamatan, yakni Kecamatan Sukapura dan Sumber untuk meningkatkan kewaspadaan. Pemilik kendaraan roda empat diminta agar bersabar dan bergantian saat melewati jembatan.

“Terutama kepada warga yang bukan dari sini, harus lebih berhati-hati. Jagan sampai jatuh korban nanti,” ujarnya.


Editor : Maria Christina