Jelang Istigasah Kubro, Hanya Bendera Merah Putih dan NU yang Berkibar

Ihya Ulumuddin ยท Jumat, 26 Oktober 2018 - 09:58 WIB
Jelang Istigasah Kubro, Hanya Bendera Merah Putih dan NU yang Berkibar
Ketua Panitia KH Reza Ahmad Zahid (Paling kiri) saat jumpa pers jelang acara Istighotsah Kubro PWNU Jatim di Sidoarjo. (Foto: iNews.id/Ihya Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id - Panitia Istigasah Kubro PWNU Jawa Timur (Jatim) akan selektif terhadap atribut peserta istigasah di puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Sidoarjo, Minggu (28/10/2018). Sesuai ketentuan, hanya ada dua atribut yang boleh dibawa, yakni bendera Merah Putih dan Nahdlatul Ulama (NU). Di luar itu akan ditertibkan.

Langkah antisipatif ini dilakukan karena acara Istigasah Kubro ada pada suasana Pemilu 2019 sehingga rawan disusupi kepentingan politik. Panitia juga tidak ingin insiden bendera pada peringatan HSN di Garut, Provinsi Jawa Barat (Jabar) terulang.

"Kami akan selektif. Sudah disepakati bahwa tidak ada bendera parpol atau bendera lain yang akan berkibar. Kecuali hanya Merah Putih dan NU," kata Ketua Panitia Istighotsah Kubro KH Reza Ahmad Zahid, Jumat (26/10/2018).


Aturan ini telah disampaikan kepada seluruh PCNU se-Jatim dan semua koordinator peserta yang akan hadir. Tak hanya itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan semua yang terlinat untuk bersama-sama menjaga dan melaporkan jika ada temuan atribut di luar ketentuan.

"Mohon dilaporkan kepada kami, kepada Banser. Kami sudah koordinasi dengan pihak kepolisian, TNI dan sepakat bahwa bendera yang berkibar adalah bendera NU dan Merah Putih," ucap Gus Reza, sapaan akrab kiai muda tersebut.

Jika nantinya sampai kebobolan seperti kasus di Garut dan ada bendera lain nyelonong di arena, maka pihaknya akan bertindak tegas. "Menyerahkan semua itu kepada yang berwenang," ujarnya.

Di sisi lain, Gus Reza memastikan hingga kini persiapan panitia untuk menggelar istigasah sudah 95%. Hasil pendataan PCNU seluruh Jatim, ad 470.000 jamaah yang akan hadir.

"Tapi menurut pengalaman, rombongan tak terdata, tak terkoordinir atau mereka  mereka yang datang sendiri dan ingin ikut istighotsah, jumlahnya jauh lebih banyak daripada yang terdata. Kami kira yang hadir nanti bisa mencapai satu juta atau bahkan lebih,” tuturnya.

Diketahui acara Istigasah Kubro digelar PWNU Jatim dalam rangka mendoakan keselamatan bangsa. Agenda ini digagas menyusul banyaknya bencana alam di wilayah Indonesia serta ketegangan antarkelompok yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.


Editor : Donald Karouw