Jadi Arena Balap Truk, Objek Wisata Pantai Cemara Tuban Ditutup

Pipiet Wibawanto · Kamis, 29 Oktober 2020 - 14:45:00 WIB
Jadi Arena Balap Truk, Objek Wisata Pantai Cemara Tuban Ditutup
Potongan video balap truk di objek wisata Pantai Cemara Tuban yang viral di media sosial. (Foto: iNews.id/Pipiet Wibawanto)

TUBAN, iNews.idObjek wisata Pantai Cemara di Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban ditutup. Lima pintu masuk diberi garis polisi dan dipasang portal oleh aparat kepolisian setampat.

Tindakan tegas ini diambil polisi menyusul aksi balap truk oleh sejumlah pengunjung di kawasan wisata tersebut. Mereka tidak ingin aksi membahayakan tersebut terulang dan menimbulkan korban.

“Objek wisata ini kami tutup karena digunakan untuk ugal-ugalan. Balap truk. Padahal di situ ada pengelola dan banyak pengunjung. Seolah-olah ada pembiaran. Karena itu kami ambil langkah tegas, menutup objek wisata ini,” kata Kapolsek Jenu AKP Rukimin, Kamis (29/10/2020).

Rukimin mengatakan akan memanggil semua pihak atas masalah itu. Mereka antara lain Dinas Pariwisata, pengelola objek wisata Pantai Cemara, muspika, serta paguyuban truk yang terlibat aksi balap liar.

“Kami akan musyawarahkan, apakah objek wisata itu layak dibuka setelah insiden kemarin,” katanya.

Rukimin mengatakan, menggelar balap liar di objek wisata jelas tidak dibenarkan. Apalagi, di lokasi itu banyak pengunjung, sehingga membahayakan keselamatan.

“Untuk waktu kejadian itu tidak ada korban. Kalau saja ada korban, bisa ditutup total,” katanya.

Diketahui, video balapan truk di objek wisata Pantai Cemara Tuban, viral di media sosial. Pada video berdurasi 29 detik tersebut terlihat dua truk tengah beradu cepat di pinggir pantai hingga nyaris bertabrakan. Satu truk dengan bak terbuka dan satu lagi menggunakan penutup terpal.

Beberapa saat kemudian, truk dengan bak terbuka terguling, sehingga semua penumpang terlempar dan jatuh. Beruntung tidak ada korban dalam insiden tersebut.

Atas kejadian tersebut, aparat kepolisian setempat langsung turun tangan. Mereka mendatangi objek wisata Pantai Cemara dan meminta keterangan pengelola objek wisata. Saat ini, polisi juga masih mencari identitas pelaku dan truk yang digunakan untuk balapan liar.

Editor : Ihya Ulumuddin