IRT di Surabaya Ditangkap karena Sebar Hoaks Virus Korona di Grup Facebook

Rahmat Ilyasan ยท Selasa, 10 Maret 2020 - 17:06 WIB
IRT di Surabaya Ditangkap karena Sebar Hoaks Virus Korona di Grup Facebook
Tersangka Nur Fadillah pemilik akun Facebook Diila yang menyebarkan berita hoaks terkait virus korona. (Foto: iNews/Rahmat Ilyaasan)

SURABAYA, iNews.id – Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Surabaya, Jawa Timur (Jatim) ditangkap polisi karena menyebarkan berita hoaks tentang virus korona di RSUD dr Soetomo. Unggahan tersangka menjadi viral di media sosial dan membuat masyarakat resah.

Nur Fadillah (27) warga Wonokusumo, Surabaya ditangkap petugas Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim karena mengunggah berita hoaks di media sosial, Facebook Minggu (8/3/2020). Tersangka menggunakan akun Facebook dengan nama Diila.

Sebelumnya, pelaku mengunggah sebuah foto seorang pasien RS dr Soetomo di salah satu grup bernama Surabaya Digital City (SDC). Dalam keterangan di unggahan tersebut, tersangka menulis Pasien virus corona sudah ada di RSUD dr Soeromo Surabaya. Smoga kita smua sllu dlm lindungan Allah. Dan sllu jaga kesehatan dolor2.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan kasus ini jadi pembelajaran jika ada kabar yang belum tentu kebenarannya, dilarang untuk disebarkan. Saat ini kasus tengah dalam proses penyidikan.

“Karena hal ini ada aturan undang-undangnya,” katanya saat ekspos kasus, Senin (9/3/2020).

Pelaku mengaku mendapatkan foto tersebut dari grup wali murid sekolah. Dia tidak tahu siapa penyebar foto tersebut pertama kali. Kini pelaku menyesali perbuatan tersebut.

“Tidak ada maksud apa-apa, hanya supaya masyarakat waspada saja,” katanya.

Selain tersangka, polisi juga menyita handphone dan akun Facebook tersangka yang menjadi alat penyebaran berita bohong. Akibat perbuatannya, tersangka diancam dengan pasal 28 ayat satu Undang-Undang ITE serta Undang-Undang Republik Indonesia nomor satu tahun 1946 tentang Penyiaran Berita Bohong dengan ancaman penjara paling lama 10 tahun.


Editor : Umaya Khusniah