Hujan Deras sejak Siang, Surabaya Terendam Banjir

Antara ยท Kamis, 28 Mei 2020 - 17:40 WIB
Hujan Deras sejak Siang, Surabaya Terendam Banjir
Ilustrasi hujan deras. (Foto: Antara)

SURABAYA, iNews.id - Hujan deras melanda Surabaya, Jawa Timur (Jatim) Kamis (28/5/2020) sejak siang hingga sore. Akibatnya, sejumlah wilayah terendam banjir.

"Tadi saat saya lewat di daerah Panjang Jiwo, jalanan mulai tergenang air," kata Samuel, warga Karang Pilang Surabaya, Kamis (28/5/2020).

Menurut Samuel, akibat hujan deras tersebut jalanan tidak bisa dilewati. Beberapa kendaraan bermotor khususnya roda dua mogok.

Wilayah yang terendam banjir di antaranya berada di kawasan Surabaya Timur meliputi Kecamatan Rungkut dan Kecamatan Gunung Anyar. Di kawasan Rungkut, air hujan sudah masuk rumah warga.

Hal sama juga dikatakan Kemas, warga Gunung Anyar. Dia mengatakan hujan deras telah mengakibatkan sejumlah wilayah di Gunung Anyar terendam air.

"Hujannya awet. Ini jalananan di kampung mulai terendam air," ujarnya.

Begitu halnya dialami Isa, warga Wonorejo. Dia mengaku baru kali ini Perumahan Rungkut Harapan banjir akibat air hujan. Air bahkan masuk dalam rumah penduduk.

"Sampai sore ini hujan belum berhenti," katanya.

Dia berharap rumah pompa yang ada di kawasan Rungkut bisa dimaksimalkan agar air hujan tidak masuk rumah.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPB) Linmas Surabaya , Irvan Widyanto mengatakan, pihaknya masih menunggu informasi terkait adanya kawasan di Surabaya yang terendam air hujan.

"Tunggu monitor," katanya singkat.

Sementara itu, Badan Meteorogi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Surat Nomor ME.01.02/PDR/01/APM/V/BMKG-2020 mengeluarkan peringatan dini tentang potensi terjadinya banjir di kawasan pesisir (rob) akibat pasang air laut, gelombang tinggi serta curah hujan tinggi di Indonesia pada 27-28 Mei 2020.

"Akibat aktivitas pasang air laut, kondisi gelombang tinggi dan curah hujan tinggi dapat mempengaruhi dinamika pesisir di wilayah Indonesia berupa banjir pesisir. Karena itu, masyarakat pesisir pantai diimbau waspada," kata Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo.

Wilayah yang berpotensi terjadi banjir pesisir adalah pesisir selatan Pulau Jawa, pesisir selatan Pulau Bali, dan pesisir selatan Nusa Tenggara Barat.


Editor : Umaya Khusniah