Hendak Perkosa Istri Teman untuk ke 3 Kali, Pria di Probolinggo Tewas Disabet Celurit

Hana Purwadi ยท Minggu, 24 November 2019 - 13:17 WIB
Hendak Perkosa Istri Teman untuk ke 3 Kali, Pria di Probolinggo Tewas Disabet Celurit
Pria di Probolinggo tewas dibunuh karena akan memperkosa istri temannya untuk ke 3 kalinya, Sabtu (23/11/2019). (Foto: iNews/Hana Purwadi)

PROBOLINGGO, iNews.id - Seorang pria di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur tewas dengan tubuh penuh luka bacok dan hampir bugil. Diduga, korban dibunuh karena ingin memperkosa istri pelaku.

Selamet Widodo (25) warga Gunung Tugel, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo tewas di rumah pelaku bernama Nanang di Desa Pondok Wuluh, Kecamatan Leces, Kabupaten Proboliggo, Sabtu (23/11/2019).

Pembunuhan ini bermula saat istri pelaku yang bernama Julia mengadu kepada pelaku jika telah diperkosa korban sebanyak dua kali. Pelaku dan korban merupakan teman seprofesi di pasar.

Hingga pada Sabtu (23/11/2019), pelaku yang pulang ke rumah mendapati motor korban ada di halaman. Pelaku yang memergoki korban akan kembali memperkosa istrinya langsung marah dan menyabetkan celurit kepada korban hingga tewas di tempat.

BACA JUGA: Remaja 17 Tahun di Muna Sultra Tikam Teman setelah Pesta Miras, Diduga Karena Dendam Lama

Salah satu tetangga, Endang, mengatakan pelaku dan istrinya merupakan pedagang di pasar. Menurutnya, sehari-hari rumah pelaku memang sering didatangi para pemuda, kemungkinan karena ada jaringan Wifi.

Endang merasa kaget dengan kejadian tersebut karena dia sebagai tetangga tidak tahu kejadian tersebut. “Kaget saya, tetangganya tidak tahu apa-apa,” katanya.

Menurutnya, baik pelaku maupun istrinya merupakan warga yang baik dan sering terlibat kegiatan kampung.

Sementara Kasat Reskrim Polres Probolinggo, AKP Rizky Santoso mengatakan awalnya istri pelaku bercerita jika dia sudah disetubuhi korban sebanyak dua kali. Maka dari itu, pelaku sangat marah kepada korban.

BACA JUGA: Paguyuban di Papua Kecam Pembunuhan Sadis Pekerja Olahan Kayu di Timika

“Yang pertama ga cerita, yang kedua cerita, dan yang ketiga, karena diindikasi korban akan kembali memperkosa, akhirnya pelaku pulang ke rumah dan ketahuan,” katanya.

Rizky mengatakan untuk motif pembunuhan masih didalami. Namun dia menegaskan, pelaku sudah mengantisipasi adanya percobaan pemerkosaan yang ketiga kalinya, sehingga terjadi pembunuhan.

“Korban sudah dalam posisi akan menyetubuhi, baju sudah dilepas, tapi celana belum, namun sudah kepergok pelaku dan terjadilah pembunuhan,” katanya.

Guna kepentingan penyelidikan, mayat korban dilarikan ke Rumah Sakit dr Mohamad Saleh, Probolinggo untuk dilakukan visum. Rumah pelaku juga dipasang garis polisi agar memudahkan penyelidikan. Barang bukti berupa motor milik korban diamankan polisi sebagai barang bukti.


Editor : Umaya Khusniah