Harga Telur Anjlok, Peternak Ayam di Jombang Menjerit Rugi

Mukhtar Bagus ยท Kamis, 07 Mei 2020 - 10:56 WIB
Harga Telur Anjlok, Peternak Ayam di Jombang Menjerit Rugi
Peternakan ayam petelur di Jombang, Jatim. (Foto: iNews/Mukhtar Bagus)

JOMBANG, iNews.id – Wabah Covid-19 menyebabkan harga telur ayam di Jombang, Jawa Timur (Jatim) anjlok. Akibatnya peternak ayam petelur merugi hingga jutaan rupiah tiap harinya dan dikhawatirkan dapat gulung tikar.

Hingga saat ini, kondisi pasar tempat para peternak menjual telurnya belum juga kembali normal dan masih banyak yang tutup. Akibatnya, harga telur anjlok.

Salah satu peternak ayam petelur di Desa Bogem, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Mohamad Nasir mengatakan, dalam kondisi normal, modal peternak akan kembali (BEP) jika telur terjual dengan harga Rp18.000 per kilogram. Peternak baru akan mendapat untung jika telur ayam dijual dengan harga Rp19.000 atau Rp20.000 per kilogram.

“Sayangnya harga telur saat ini hanya Rp15.000 per kilogram. Sementara harga pakan sudah naik Rp13.000 per karung,” katanya, Rabu (6/5/2020).

Kondisi ini diperparah lagi dengan adanya ulah nakal pabrik penetasan ayam yang menjual telurnya ke pasar dengan harga murah. Padahal sesuai ketentuan, pabrik penetasan tidak diperbolehkan menjual telur infertil di pasaran. Jika situasi merugi ini terus berlangsung, dikhawatirkan peternak banyak yang akan gulung tikar.

“Peternak berharap pemerintah segera menindak pabrik-pabrik yang nakal tersebut agar harga telur dapat kembali normal,” katanya.


Editor : Umaya Khusniah