Habis Jual Sapi, Petani di Ponorogo Dirampok Polisi Gadungan
PONOROGO, iNews.id - Seorang petani asal Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur (Jatim) menjadi korban perampokan di Jalan Raya Madiun - Ponorogo. Korban disekap tiga orang pelaku yang mengaku sebagai orang suruhan kapolsek.
"Dia mengaku bernama Tri, orang suruhan Kapolsek Jetis," kata Korban, Jainal Airifin, kepada wartawan di Mapolsek Siman, Ponorogo, Jatim, Sabtu (19/5/2019).
Menurut dia, awalnya sedang berjalan usai menjual sapi di Pasar Hewan Ponorogo, sebuah mobil menghampirinya. Pelaku kemudian berhenti dan memperkenalkan diri.
Karena mengaku percaya bahwa pelaku merupakan polisi, dia pun melayani pembicaraan dengan pelaku. Bahkan bersedia diajak masuk ke dalam mobil pelaku.
"Di dalam saya dibekap dari belakang sampai tidak bisa bergerak. Dan saya juga diancam akan bunuh," kata pria yang berasal dari Desa Beton, Kecamanan Siman ini.
Kanit Reskrim Polsek Siman, Aiptu Heri Hartono, membenarkan adanya kasus perampokan tersebut. Korban mengalami kerugian Rp15 juta, uang hasil menjual sapinya. Bahkan, uang di dompet korban Rp300.000 juga dirampas.
"Setelah semua uang diambil, korban dilempar dari mobil di lokasi persawahan, area sekitar Jalan Raya Madiun-Ponorogo," ujarnya.
Korban yang saat itu dalam terluka, ditolong warga sekitar. Dia kemudian dibawa ke Polsek Siman untuk melaporkan kasus perampokan yang menimpanya.
Editor: Andi Mohammad Ikhbal