get app
inews
Aa Text
Read Next : Gunung Dukono Meletus, Muntahkan Abu Vulkanis Setinggi 1.500 Meter

Gunung Semeru Meletus Pagi Ini, Kolom Abu Vulkanis Membubung 600 Meter

Kamis, 07 Mei 2026 - 09:49:00 WIB
Gunung Semeru Meletus Pagi Ini, Kolom Abu Vulkanis Membubung 600 Meter
Gunung Semeru erupsi pada Kamis pagi dengan kolom abu vulkanis setinggi 600 meter ke arah barat daya. (Foto: PVMBG)

LUMAJANG, iNews.id - Gunung Semeru meletus pada Kamis (7/5/2026) pagi. Letusan gunung tertinggi di Pulau Jawa itu memuntahkan kolom abu vulkanis setinggi 600 meter di atas puncak dan masih terus berlangsung saat laporan dibuat.

Berdasarkan laporan petugas pengamatan gunung api, Liswanto AP, erupsi terjadi pukul 08.38 WIB. Kolom abu terpantau berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang mengarah ke barat daya. Tinggi kolom letusan tercatat mencapai sekitar 4.276 meter di atas permukaan laut.

"Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Kamis, 07 Mei 2026, pukul 08:38 WIB tinggi kolom abu teramati ± 600 meter di atas puncak," tulisnya dalam laporan dikutip Kamis (7/5/2026).

Aktivitas vulkanis Gunung Semeru masih terus berlangsung hingga Kamis pagi. Asap abu terlihat keluar dari kawah utama dengan tekanan sedang.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi bagi masyarakat di sekitar Gunung Semeru untuk mengantisipasi potensi bahaya erupsi.

Masyarakat dilarang melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi. Selain itu, warga juga diminta tidak beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.

PVMBG juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah Gunung Semeru karena rawan terkena lontaran batu pijar. Warga di sekitar aliran sungai yang berhulu di Gunung Semeru diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi awan panas, guguran lava, dan lahar.

Daerah yang perlu diwaspadai meliputi Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, serta anak-anak sungai yang terhubung dengan Besuk Kobokan.

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut