Gembira Bupati Faida Dijatuhi Sanksi, Warga dan Anggota DPRD Jember Cukur Gundul

Bambang Sugiarto ยท Rabu, 09 September 2020 - 20:23 WIB
Gembira Bupati Faida Dijatuhi Sanksi, Warga dan Anggota DPRD Jember Cukur Gundul
Warga melakukan aksi cukur gundul di depan Kantor DPRD Jember, Rabu (9/9/2020)(istimewa)

JEMBER, iNews.id – Beberapa warga dan tokoh masyarakat Jember menggelar aksi cukur gundul di depan kantor DPRD, Rabu (9/9/2020). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi dan sukacita atas sanksi gubernur terhadap bupati Faida.

Sebelum cukur gundul, mereka menggelar doa bersama dengan membawa dua tumpeng nasi. Usai cukup gundul, dua tumpeng nasi disantap beramai-ramai.

“Acara ini merupakan bentuk syukur dan apresiasi atas ketegasan gubernur. Sebab beliau sudah menjatuhkan sanksi kepada Bupati Jember Faida,” kata aggota DPRD Jember David, di sela-sela acara, Rabu (9/9/2020).

Menurut David, sanksi tersebut menjadi bukti bawah Bupati Jember Faida telah melakukan kesalahan dan pelanggaran.
Ungkapan sama juga disampaikan tokoh masyarakat Gus Syeef. Dia mengaku sangat gembira begitu tahu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memberikan sanksi kepada Faida. “Acara hari ini merupakan bentuk syukur kami,” ujarnya.

Sementara itu sejumlah warga mengatakan, sanksi terhadap Bupati Faida sebenarnya sudah ditunggu lama. Karenanya, begitu mendengar sanksi turun beberapa warga berkumpul dan beramai-ramai cukur gundul.

Diketahui, Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menjatuhkan sanksi administrasi kepada Bupati Jember Faida. Sanksi tersebut berupa tidak dibayarkannya hak-hak keuangan Faida selama enam bulan.

Hak-hak tersebut meliputi gaji pokok, tunjangan jabatan, tunjangan lainnya, honorarium, biaya penunjang operasional, dan hak-hak keuangan lainnya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sanksi administrasi terhadap Faida itu tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Jatim Nomor 700/1713/060/2020 tentang Penjatuhan Sanksi Administratif kepada Bupati Jember tertanggal 2 September 2020. Sanksi diberikan karena Faida terbukti melanggar karena gagal menyusun RAPBD 2020.


Editor : Ihya Ulumuddin