get app
inews
Aa Text
Read Next : 6 Pohon Tumbang Diterjang Angin Kencang di Jember, 2 Orang Luka Tertimpa

Gelar Ritual di Pantai, Padepokan Tunggal Jati Nusantara Tak Kantongi Izin

Selasa, 15 Februari 2022 - 06:20:00 WIB
Gelar Ritual di Pantai, Padepokan Tunggal Jati Nusantara Tak Kantongi Izin
Ritual Maut Pantai Payangan (Foto: istimewa)

JEMBER, iNews.id - Padepokan Tunggal Jati Nusantara yang menggelar ritual di Pantai Payangan hingga menewaskan sebelas orang mendapat sorotan. Padepokan pimpinan Nurhasan ini tak terdaftar di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jember

Kepala Bakesbangpol Jember Budi Susilo menegaskan, padepokan tersebut tak ada izin beroperasi dan pemberitahuan aktivitas apapun yang dilayangkan ke pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember. Selain itu, Bakesbangpil tengah memetakan sejumlah lokasi yang digunakan padepokan ini untuk melakukan ritual - ritualnya. 

"Kami memetakan, dan mempelajari semua dari segala sisi tentang aliran padepokan yang tidak terdaftar tersebut. Kami juga memetakan wilayah rawan di pesisir selatan Jember yang notabene sering dijadikan tempat seperti serupa," ucap Budi Susilo, dihubungi Senin (14/2/2022). 

Di sisi lain Wakil Direktur RSUD dr. Soebandi Jember Tri Wiranto mengatakan, pimpinan Padepokan Tunggal Jati Nusantara yang sebelumnya dirawat di Puskesmas Ambulu dirujuk ke RSUD dr. Soebandi Jember.

Selain Nurhasan selaku pimpinan padepokan ada satu orang yang juga dirujuk ke RSUD dr. Soebandi, pada Minggu sore. 

"Kemarin sore kami mendapat rujukan dua pasien dari Puskesmas Ambulu. Salah satunya memang Pak Nurhasan," katanya, Senin,(14/2/2022).

Pemindahan perawatan ini karena perlu adanya penanganan maksimal medis lanjutan. Sebab di puskesmas mengalami keterbatasan peralatan.  Namun ia tak menjelaskan secara detail mengenai luka-luka yang dialami oleh guru spiritual sekaligus pimpinan Padepokan Tunggal Jati Nusantara tersebut. 

Tri Wiranto belum dapat menjelaskan detail luka yang diderita oleh guru spiritual Tunggal Jati Nusantara maupun salah seorang muridnya yang sedang dalam perawatan medis tersebut. 

"Kami sedang menangani pasien yang ada petugasnya masing-masing. Kami juga menerima penanganan jenazah para korban Pantai Payangan yang meninggal dunia," tuturnya. 

Sedangkan, Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo menegaskan ritual kelompok Tunggal Jati Nusantara di Pantai Payangan sedang dalam penyelidikan karena berakibat hilangnya nyawa orang.

Pihaknya telah memeriksa para korban selamat, dengan hasil rata-rata mereka bermaksud menghilangkan guna - guna, menenangkan diri, hingga meningkatkan kesaktian diri. 

"Baru 7 saksi korban selamat yang dapat kami mintai keterangan. Kemudian 6 saksi lagi. Kami akan terus dalami kasus ini dengan mengumpulkan bahan keterangan maupun bukti di lokasi kejadian dan lainnya," ujarnya.

Editor: Reza Yunanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut