Gelar Razia, Petugas Temukan Makanan Kedaluwarsa di Swalayan Mojokerto

Sholahudin ยท Kamis, 20 Desember 2018 - 08:17 WIB
Gelar Razia, Petugas Temukan Makanan Kedaluwarsa di Swalayan Mojokerto
Petugas gabungan melakukan razia di sejumlah pasar dan swalayan di Kabupaten Mojokerto, Kamis (20/12/2018) pagi. (Foto: iNews/Sholahudin)

MOJOKERTO, iNews.id - Petugas gabungan dari Polres Mojokerto dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan razia makanan dan minuman di sejumlah pasar tradisional dan swalayan di Kabupaten Mojokerto, Kamis (20/12/2018) pagi. Dalam razia tersebut, petugas menemukan sejumlah makanan ringan tidak memiliki izin edar dan makanan kaleng kedaluwarsa yang masih dipajang di swalayan.

Razia gabungan dilakukan Satgas Pangan Polres Mojokerto dan petugas BPOM Surabaya di sejumlah pasar tradisional dan swalayan di Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Di Pasar Legi Mojosari, petugas menyisir dan memeriksa pedagang makanan ringan. Petugas menemukan makanan ringan berupa roti, krupuk dan mie yang tidak memiliki izin edar, dari BPOM maupun dari dinas kesehatan setempat. Selain masalah izin edar, petugas juga menemukan makanan dengan label halal yang diduga palsu.

Petugas langsung mengambil sampel makanan tersebut dan memberikan surat teguran kepada pedagang. Namun, pedagang mengaku hanya mendapat barang dari kiriman sales dan selama ini tidak pernah mendapat sosialisasi terkait perizinan dan label makanan.


“Dapat barang dari sales dan tidak tahu jika makananya banyak pelanggaran. Seharusnya ada penyuluhan dari pihak terkait, sementara selama ini tidak pernah mendapat penyuluhan dari mana pun,” kata salah seorang pedagang, Nur Hakim, Kamis (20/12/2018).

Razia kemudian dilanjutkan ke swalayan di Jalan Gajah Mada, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto. Di toko swalayan tersebut, petugas menemukan makanan kaleng berupa sarden ikan dan daging yang sudah kedaluwarsa.

Selain itu juga ditemukan minuman dan makanan ringan yang kemasannya rusak. Makanan kaleng kedaluwarsa dan kemasanya rusak langsung ditarik dan meminta pihak swalayan untuk memusnahkanya.

Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinkes Kabupaten Mojokerto, Mas’ud Susanto mengatakan, razia makanan dan minuman ini dilakukan untuk melindungi konsumen jelang perayaan Natal dan Tahun Baru, yang biasanya tingkat konsumsi makanan meningkat.

“Sasaranya ada dua lokasi di pasar dan swalayan di Pasar Mojosari ditemukan produk makanan yang tidak ada izinnya. Makanan tersebut berasal dari luar wilayah Kabupaten Mojokerto. Kami temukan dan ambil sampel dan beri surat peringatan. Sedangkan di swalayan ditemukan makanan expired dan langsung dimusnahkan,” katanya.


Editor : Himas Puspito Putra