Gegara Muhaimin, Warga Nahdliyin Dilarang Pakai Atribut NU untuk Kegiatan Politik

Ihya Ulumuddin · Jumat, 05 Agustus 2022 - 19:19:00 WIB
Gegara Muhaimin, Warga Nahdliyin Dilarang Pakai Atribut NU untuk Kegiatan Politik
PCNU Larang warga nahdliyin pakai atribut NU untuk kegiatan politik. (Istimewa)

SIDOARJO, iNews.id - PCNU Sidoarjo melarang warga nahdliyin menggunakan antribut Nahdlatul Ulama (NU) dalam kegiatan politik. Larangan itu dikeluarkan sehari menjelang acara kampanye Ketua Umum PKB Cak Omon, bertajuk Festival Gus Muhaimin The Next 2024 di kawasan GOR Sidoarjo, Sabtu (6/8/2022) besok. 

"Sesuai dengan arahan PBNU yang telah ditindaklanjuti dengan pengurus PCNU Sidoarjo, bersama pengurus Banom NU dan MWCNU se-cabang Sidoarjo, menginstruksikan kepada semua pengurus dan kader untuk tidak menggunakan nama dan atribut NU dalam kegiatan politik," bunyi surat edaran tersebut.

Ketua PCNU Sidoarjo, KH Zainal Abidin membenarkan atas surat larangan penggunaan atribut NU dalam kegiatan politik. "Saya kira dalam surat tersebut sudah cukup untuk dipahami," katanya singkat saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Jumat (5/8/2022).

Larangan PCNU tersebut rupanya juga dipahami oleh PKB, partai yang selama ini mengaku anak kandung NU. Sebagaimana disampaikan Ketua DPC PKB Sidoarjo, Subandi, bahwa NU bukan organisasi politik praktis, sehingga tidak boleh dimanfaatkan untuk alat politik. 

"Iya, NU nggak boleh dibuat alat politik. Alat politik NU yang PKB khittahnya PKB NU," katanya.

Editor : Ihya Ulumuddin

Bagikan Artikel: