Gara-Gara Pasangan Selingkuh, 3 Rumah Mewah di Jatim Dirobohkan Pemilik

Ahmad Subekhi, Arif Wahyu Efendi ยท Rabu, 26 Agustus 2020 - 13:43 WIB
Gara-Gara Pasangan Selingkuh, 3 Rumah Mewah di Jatim Dirobohkan Pemilik
Rumah mewah di Ponorogo ini dihancurkan dengan alat berat karena masalah perselingkuhan. (Foto: iNews/Ahmad Subekhi)

JAKARTA, iNews.id – Ada tiga rumah mewah di Jawa Timur (Jatim) yang dihancurkan pemiliknya lantaran masalah perselingkuhan. Dua kasus terjadi di Ponorogo dan satu lagi di Madiun.

Salah satu pihak dituduh selingkuh saat pasangannya bekerja sebagai TKI di luar negeri.

Kasus pertama terjadi di Desa Pengkol, Kecamatan Kauman, Ponorogo pada 7 Maret 2020. Rumah milik Hendrik Wiyono dihancurkan oleh para pekerja atas perintahnya.

Hal ini lantaran Laila Wulandari yang juga istri Hendrik selingkuh dengan laki-laki lain. Mirisnya, sang istri selingkuh saat Hendrik merantau menjadi TKI di Korea.

Bahkan saat penghacuran rumah pun, Hendrik masih berada di luar negeri.

Kasus kedua terjadi di Desa Krebet, Kecmatan Jambon, Ponorogo pada 14 Maret 2020. Soini, ibu satu anak ini juga menghancurkan rumahnya sendiri.

Hal ini dipicu suaminya bernama Sorean selingkuh dengan perempuan lain. Perselingkuhan terjadi saat Soini juga menjadi TKI di luar negeri.

Kini kedua pasangan ini bercerai, sementara rumah sudah rata dengan tanah.

Sementara kasus terakhir terjadi di Desa Pucanganom, Kecamatan Kebonsari, Madiun beberapa waktu lalu. Titik nekat membongkar rumah mewah yang ditinggalinya bersama sang anak.

Kejadian ini dipicu karena suami, Nanang yang bekerja sebagai TKI diduga berselingkuh dengan perempuan lain. Sementara anak mereka kini ikut sang istri.

“Ada masalah rumah tangga yang tidak bisa diselesaikan antara kedua belah pihak,” kata Ketua RT 11 RW 01 Desa Pucanganom, Ngamali, Selasa (25/8/2020).

Status keduanya kini belum bercerai. Meski demikian, mereka sudah sepakat rumah itu dirobohkan.


Editor : Umaya Khusniah