Elpiji 3 Kg Langka di Probolinggo, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Hana Purwadi, Ihya Ulumuddin ยท Kamis, 30 Agustus 2018 - 10:49 WIB
Elpiji 3 Kg Langka di Probolinggo, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Ilustrasi gas 3 kg (foto: dok.okezone)

PROBOLINGGO, iNews.id – Masyarakat Probolinggo, Jawa Timur (Jatim) mengeluhkan kelangkaan elpiji ukuran 3 kilogram (kg) di daerahnya. Kelangkaan tersebut sudah terjadi sejak empat hari terakhir. Masyarakat yang sudah berkeliling ke sejumlah pengecer bahkan harus gigit jari, karena tidak mendapatkan bahan bakar tersebut.

“Kami sudah keliling toko tetapi kosong. Kami juga sempat pergi toko besar, tetap saja elpiji tidak ada. Kata penjualnya elpiji langsung habis begitu datang,” kata warga Kelurahan/Kecamatan Kraksaan, Dewi Kamis (30/8/2018).

Menurut Dewi, kelangkaan tersebut karena pasokan berkurang. Dia mengatakan para pengecer biasanya mendapat jatah 20 tabung setiap hari. Namun, beberapa hari terakhir pasokan itu berkurang setengahnya padahal permintaan cukup banyak. “Tadi ada (elpiji) yang baru datang. Tetapi langsung habis,” ujarnya.

Pengakuan sama juga disampaikan Maryam, yang sudah beberapa hari belakangan kesulitan mencari bahan bakar bersubsidi itu. Bahkan dia harus pergi ke kecamatan lain untuk sekadar membeli satu tabung elpiji. “Saya juga tidak tahu kenapa elpiji ini langka,” katanya.

Dia berharap pemerintah setempat segera turun tangan untuk mencari tahu penyebab kelangkaan tersebut. Pemerintah juga diharapkan mencari solusi sehingga masyarakat kecil seperti dirinya tidak kesulitan.

Kabid Perdagangan Disperindag Kabupaten Probolinggo, Deni Kartika Sari mengaku belum tahu masalah kelangkaan elpiji tersebut. Namun, dia berjanji untuk menyidak ke lapangan dan membantu mencarikan solusi.


Editor : Muhammad Saiful Hadi