Dukung Ganjar Jadi Prasiden, Warga Bojonegoro Ingin Desa Makin Maju dan Berkembang

Ihya Ulumuddin · Rabu, 14 September 2022 - 22:04:00 WIB
Dukung Ganjar Jadi Prasiden, Warga Bojonegoro Ingin Desa Makin Maju dan Berkembang
Ratusan warga Bojonegoro saat deklarasi dukung Ganjar. (istimewa).

BOJONEGORO, iNews.id – Jaringan Desa untuk Ganjar (Des Ganjar) Kabupaten Bojonegoro mendeklarasikan dukungan untuk Ganjar Pranowo di Pilpres 2024, Rabu (14/9/2022). Deklarasi ini diikuti ratusan warga di kawasan wisata Waduk Pedang, Kepoh Kidul. 

Ketua Des Ganjar Kabupaten Bojonegoro, Samudi, mengatakan, dukungan warga Bojonegoro terhadap Ganjar diberikan karena Ganjar sukses memajukan pembangunan sejumlah desa di Jawa Tengah. Warga Bojonegoro berharap, kesuksesan Ganjar di Jawa Tengah, khususnya dalam pembangunan desa, bisa dikembangkan dalam skala yang lebih luas di tingkat nasional. 

“Hal ini hanya bisa terealisasi kalau Ganjar menjadi presiden,” katanya. 

Samudi mengaku, animo masyarakat sangat besar dalam mendukung Ganjar menjadi presiden. Dukungan dari sejumlah masyarakat desa yang terwakilkan dari kehadiran 500 masyarakat desa. 

Samudi menegaskan, Ganjar Pranowo bukanlah tipikal pemimpin yang gemar pencitraan dangkal. Ganjar merupakan pemimpin yang berpengalaman dalam mengkonkretkan program untuk masyarakat desa. Hal ini terlihat sejak Ganjar menggolkan Undang-undang Desa Ketika masih menjadi anggota DPR-RI.

"Saya sudah beberapa kali bertemu beliau, orangnya begitu halus tapi tegas, familiar dan sangat santun. Ada yang menarik dari pak Ganjar, beliau bukan tokoh yang suka pencitraan, beliau apa adanya," tutur Samudi.

Saat menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah, Ganjar merupakan salah satu pemimpin yang peduli pada masyarakat desa dengan mengembangkan hampir semua potensi yang ada di desa-desa. Salah satunya melalui program bantuan pembangunan desa wisata dan skema padat karya produktif.

Pada 2020, Ganjar melalui Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jateng telah mengalokasikan Rp18,5 miliar untuk 100 desa dari APBD. Setahun setelahnya, jumlah yang dianggarkan bertambah menjadi Rp32 miliar untuk 260 desa.

Editor : Ihya Ulumuddin

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: