Doa Bersama Pegawai Pemkot Surabaya, Risma Minta Kasus Warga Hanyut Tak Terulang

Ihya Ulumuddin ยท Kamis, 19 Desember 2019 - 17:10 WIB
Doa Bersama Pegawai Pemkot Surabaya, Risma Minta Kasus Warga Hanyut Tak Terulang
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. (Foto: Dok.iNews.id)

SURABAYA, iNews.idPemkot Surabaya menggelar doa bersama yang diikuti seluruh pegawai dari berbagai instansi di lima titik berbeda, Kamis (19/12/2019). Doa bersama ini bertujuan meminta keselamatan dan keamanan Kota Surabaya agar terhindar dari berbagai macam bencana.

Bagi pegawai beragama Islam, doa bersama digelar di halaman Taman Surya. Diikuti langsung oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Sementara itu, pegawai beragama Kristen, doa dilaksanakan di Graha Sawunggaling Lantai 6.

Untuk Pemeluk agama Hindu, berdoa di Pura Segara, Jalan Memet Sastrawirya Komplek TNI AL Kenjeran. Sedangkan, bagi pemeluk agama Budha, di Vihara Budhayana Dharma Wira Center Jalan Panjang Jiwo. Terakhir, pemeluk agama Konghuchu, doa bersama berlangsung di Klenteng Boen Bio Jalan Kapasan Surabaya.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengatakan, doa bersama ini dipanjatkan untuk meminta restu Tuhan YME agar terhindar dari berbagai macam bencana. Terlebih saat ini, ia menyebut, kondisi di dunia semakin berat, salah satunya dampak dari global warming dan dampak dari perilaku manusia itu sendiri. “Karena itu di sini kita sama-sama memohon ampun dan berdoa bersama,” ujarnya saat mengikuti doa bersama di Taman Surya.

Menurut Risma, manusia hanya bisa berusaha agar tidak terjadi bencana. “Kita sudah bekerja keras. Kita sudah berupaya semaksimal mungkin tapi kita harus tahu ada Allah SWT penentu segalanya. Ada kekuatan dan kekuasaan yang maha besar yang akan menjadi penentu segalanya,” kata Risma.

Risma juga meminta kepada para lurah, camat dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyiapkan segala sesuatunya menyambut musim hujan.

“Saya minta lurah dan camat yang warganya ada di kawasan bantaran sungai untuk diingatkan terus menerus. Jangan sampai kejadian warga yang hanyut seperti di Kali Simo Hilir terulang lagi. Kita wajib mengingatkan terus menerus,” katanya.

Karena itu, Risma ingin memastikan, bahwa berbagai persiapan sudah dilakukan oleh jajaran Pemkot Surabaya untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi di musim penghujan ini. Bahkan, pihaknya juga terus mengimbau kepada masyarakat agar mengantisipasi dampak datangnya musim pancaroba. Misalkan, saat terjadi angin, agar tidak berteduh di bawah pohon.

“Kita harus siapkan semuanya. Saya mohon lakukan itu, jangan sampai ada keluarga kita dan saudara kita menjadi korban karena kita lalai mengingatkan,” kata dia.

Penceramah Abuya Miftahul Lutfi Muhammad (Gus Lutfi) juga berpesan, ada beberapa cara menangkal terjadinya musibah. Yakni mendapatkan ridho orang tua, membaca sholawat Nabi Muhammad SAW, bersedekah, dan doa dari pemimpin yang adil. “Ayo kita terapkan, saya pun juga melakukan itu. Mudah-mudahan kita selalu terjaga dalam lindunganNya,” ujarnya.


Editor : Kastolani Marzuki