Dinilai Meresahkan, Pengamen Pengemis dan Gelandangan di Jember Ditertibkan Petugas

Bambang Sugiarto ยท Kamis, 19 Maret 2020 - 17:55 WIB
Dinilai Meresahkan, Pengamen Pengemis dan Gelandangan di Jember Ditertibkan Petugas
Salah satu pengemis lansia yang meronta-ronta saa t ditangkap petugas Satpol PP Jember, Jatim. (Foto: iNews/Bambang Sugiarto)

JEMBER, iNews.id - Razia gelandangan, pengamen dan pengemis di Jember, Jawa Timur (Jatim) diwarnai aksi kejar-kejaran dengan petugas Satpol PP dan Dinas Sosial. Mereka ditangkap petugas lantaran banyak masyarakat resah dengan keberadaannya.

Salah satu lokasi yang dirazia yakni perempatan Argupuro Jember, Kamis (19/3/2020). Saat mengetahui petugas datang, para gelandangan, pengamen dan pengemis ini lari menyelematakan diri.

Aksi penertiban ini dilakukan lantaran banyak pengguna jalan resah. Jika para gelandangan, pengamen dan pengemis ini tidak diberi saat meminta, mereka tidak segan menggurat mobil milik pengguna jalan.

Salah satu pengamen yang tertangkap yakni Dimas asal Garut, Jawa Barat (Jabar). Kepada petugas, dia baru pertama kali mengamen di perempatan jalan tersebut.

“Saya mengamen karena untuk memenuhi kebutuhan hidup, susah cari makan,” katanya, Kamis (19/3/2020).

Selain perempatan Argopuro, petugas juga melakukan penertiban di perempatan Mangli, Jember. Di lokasi ini, petugas juga mengamankan tiga pengemis yang sangat meresahkan warga.

Seorang pengemis perempuan mendadak histeris karena tidak mau dibawa ke kantor Liposos Jember untuk dibina. Dia meronta-ronta minta dipulangkan.

Staf Dinas Sosial Jember, Hariono mengatakan, langkah ini dilakukan agar pengamen, pengemis dan gelandangan tidak lagi meresahkan pengguna jalan. Akibat aksi mereka, banyak pengguna jalan ketakutan.

“Mereka kalau tidak dikasih uang, para pengamen, pengemis dan gelandangan itu tidak segan mengggurat atau memukul kendaraan pengguna jalan,” katanya.

Para pengamen, pengemis dan gelandangan ini akan dibina di Liposos Jember. Setelah itu mereka akan dipulangkan ke rumah masing-masing.


Editor : Umaya Khusniah