get app
inews
Aa Text
Read Next : Sakit Hati Berujung Maut, Keponakan Tikam Paman hingga Tewas di Palangka Raya

Diduga Sering Dimarahi, Suami di Jember Tusuk Leher Istri hingga Tewas

Minggu, 22 April 2018 - 09:30:00 WIB
Diduga Sering Dimarahi, Suami di Jember Tusuk Leher Istri hingga Tewas
Petugas dibantu warga mengevakuasi jasad Ami (34) yang dibunuh suaminya sendiri di rumahnya di Jalan Cokroaminoto, Gang 6, Jember, Jawa Timur, Minggu (22/4/2018) pagi. (Foto: iNews/Bambang Sugiarto)

JEMBER, iNews.id - Diduga sering dimarahi istrinya karena terlilit hutang usai dipecat dari pekerjaannya, seorang suami di Jember tega membunuh istrinya. Sang istri dibunuh dengan menusukkan pisau dapur di lehernya, Minggu (22/4/2018) pagi. Usai membunuh istrinya, pelaku kemudian menyerahkan diri ke polisi.

Jasad Ami (34), warga Jalan Cokroaminoto Gang 6, Jember, Jawa Timur, ini langsung di evakuasi ke Rumah Sakit Dokter Soebandi Jember untuk diautopsi usai dibunuh suaminya sendiri. Sementara polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah korban.

Ami tewas setelah ditusuk pisau dapur oleh suaminya sendiri bernama Iwan Bahtiar (35) di sekitar dapur dan kamar mandi rumahnya. Usai membunuh sang istri, Iwan pun langsung menyerahkan diri ke polisi. Di lokasi kejadian, polisi menyita beberapa barang bukti seperti kain bekas darah dan pisau yang digunakan pelaku untuk menusuk korban.

Menurut Adi Winarto, tetangga korban, dirinya sempat kaget karena pelaku meminta untuk diantarkan ke polisi usai membunuh istrinya. Adi mengaku antara suami istri itu tidak pernah terlibat cek cok mulut. Malahan keduanya dikenal warga sekitar sebagai pasangan suami istri yang baik.

“Suami istri itu orangnya diam kok, tidak pernah ribut. Cuman tadi sekitar pukul 05.00 sehabis salat subuh, dia (Iwan) ketok pintu saya. Saya buka pintunya. Terus dia bilang minta tolong dibawa ke polres. Dia bilang habis menusuk istrinya. Pas saya lihat istrinya sudah terbujur kaku. Habis itu saya lapor ke polres,” kata Adi, saat ditemui di sekitar lokasi kejadian, Minggu (22/4/2018).

Namun diduga usai di-PHK (pemutusan hubungan kerja) dari perusahaan percetakan foto tempat Iwan bekerja, kondisi ekonomi rumah tangga tersebut mulai guncang. Sehingga bisa jadi sang istri kerap marah-marah kepada suaminya meskipun tetangga tidak pernah tahu mereka berdua bertengkar. Suami istri tesebut memiliki satu anak yang masih berusia balita.

Kasus pembunuhan itu kini masih ditangani aparat kepolisian dari Polres Jember. Untuk mengetahui motif pasti pembunuhan tersebut, polisi terus meminta keterangan saksi-saksi dan pelaku. Sementara, sang pelaku kini ditahan di Polres Jember guna menjalani pemeriksaan.

Editor: Himas Puspito Putra

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut