Detik-Detik Gadis di Malang Tabrakkan Diri ke Kereta Api Jayabaya, Begini Penuturan Saksi

Avirista Midaada · Jumat, 20 Mei 2022 - 21:33:00 WIB
Detik-Detik Gadis di Malang Tabrakkan Diri ke Kereta Api Jayabaya, Begini Penuturan Saksi
Petugas Polres Malang mengolah tempat kejadian perkara (TKP) gadis yang nekat bunuh diri dengan menabrakkan tubuhnya ke KA Jayabaya, Jumat (20/5/2022). (Foto: MPI/Avirista Midaada)

MALANG, iNews.id – Warga Malang digemparkan dengan aksi nekat gadis muda berinisial SO (27) yang menabrakkan diri ke Kereta Api (KA) Jayabaya di pelintasan kereta api Jalan Karya Timur, Blimbing, Kota Malang, Jumat (20/5/2022). 

Korban menabrakkan tubuhnya saat KA Jayabaya melintas dari selatan ke utara. Akibat kejadian itu, SO tewas seketika di lokasi kejadian dengan tubuh terseret hingga 20 meter. 

Detik-detik gadis asal Kepanjen, Kabupaten Malang itu menabrakkan tubuhnya ke KA Jayabaya dituturkan sejumlah saksi. 

Saksi mata, Nur Hamilah mengaku sempat melihat korban sebelum akhirnya mengakhiri hidupnya dengan menabrakkan diri ke KA yang melintas. 

"Korban duduk di pinggir rel menghadap ke arah timur. Korban memakai topi, berkaus warna hitam, dan bermain terus dengan ponselnya," ungkap Nur Hamilah.

Dia mengaku sempat menyapa dan mengajak berkomunikasi dengan korban. Namun sapaan itu ditanggapi korban dengan dingin. 

"Tatapannya kosong matanya sembab kayak habis nangis," ucap perempuan yang sehari-hari berjualan jamu keliling ini. 

Tetapi dirinya tak mengetahui apa yang terjadi setelahnya karena setalah menyeberang perlintasan kereta api, ia tak lagi memperhatikan sang wanita muda itu. 

"Balik lewat sini di perlintasan sudah ramai. Ternyata yang tertabrak adalah perempuan yang saya sapa tadi," katanya. 

Kapolsek Blimbing, Kompol Yanuar Rizal Ardianto mengatakan, jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Korban tewas dengan kondisi mengenaskan karena terseret kereta api sejauh 20 meter.

"Kami masih menyelidiki kasus ini. Jenazah dievakuasi ke RSSA," ujar Rizal.

Editor : Kastolani Marzuki

Bagikan Artikel: