Demokrat Jatim Jaring Calon Kepala Daerah di 19 Kabupaten/Kota, Ini Prosesnya

Ihya' Ulumuddin ยท Senin, 20 Januari 2020 - 23:06 WIB
Demokrat Jatim Jaring Calon Kepala Daerah di 19 Kabupaten/Kota, Ini Prosesnya
Plt Ketua DPD Demokrat Jatim Renville Antonio. (Foto: Istimewa)

SURABAYA, iNews.id – DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) membuka pendaftaran calon kepala daerah menjelang Pilkada Serentak 2020 di 19 kabupaten/kota di provinsi ini. Proses pendaftaran akan diserahkan kepada masing-masing DPC.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Demokrat Jatim Renville Antonio mengatakan, pendaftaran dibuka menyusul turunnya petunjuk pelaksana (juklak) tentang penjaringan bakal calon kepala daerah dari DPP.

“Alhamdulillah meskipun agak sedikit mundur keluarnya juklak, menurut saya ini tidak terlambat, karena untuk pendaftaran pasangan caon di KPU baru dibuka pada tanggal 18 sampai 20 Juni. Jadi itu masih cukup lama,” katanya, Senin (20/1/2020).

Menurur Renville, ada beberapa hal pokok yang harus segera dilakukan oleh 19 DPC Partai Demokrat terkait persiapan pelaksaan Pilkada Serentak 2020 di Jatim. Pertama, segera membentuk tim penjaringan yang dianggap sentral dan mesin utama dalam pilkada.

 

BACA JUGA: Pilkada Serentak 2020, Masa Jabatan Kepala Daerah Tidak Penuh 5 Tahun

 

Tim penjaringan yang terbentuk memiliki tugas pokok dan fungsi mulai membuka pendaftaran atau dengan mekanisme lain proses penyaringan. Kemudian melakukan seleksi administratif dan seleksi kompetensi. “Semuanya didasari dengan asas keterbukaan, independen dan akuntabel,” katanya.

Kedua, lanjut Renville, Partai Demokrat sebelum memberikan rekomendasi pilkada tetap akan berpegangan pada hasil survei. Artinya, hasil penjaringan dan survei DPC nantinya akan dibawa ke DPD untuk dipaparkan dan dibahas bersama DPD.

“Jadi tim penjaringan bersama DPC lah yang harus bisa meyakinkan dalam paparannya kepada kami, bagaimana pasangan calon itu memiliki strategi pemenangan pilkada. Kemudian, bagaimana poin-poin kerja sama koalisi partai, dan bagaimana manfaat untuk masyarakat ke depan maupun untuk Partai Demokrat,” kata mantan anggota DPRD Jatim ini.

 

BACA JUGA: Gerindra Pastikan Usung Jenderal TNI di Pilwali Surabaya, Bukan Ahmad Dhani 

 

Setelah proses tersebut dilakukan, DPD Partai Demokrat Jatim akan mengajukan surat rekomendasi kepada DPP. Ada dua model rekomendasi yang akan dikeluarkan DPP, yakni berupa surat tugas dan surat rekomendasi pasangan calon.

Surat tugas hanya akan diberikan kepada kader partai yang mencalonkan untuk diberikan keleluasaan jauh-jauh hari dalam mencari pasangan calon dan mencari koalisi parpol. Namun, bukan berarti kader otomatis akan mendapatkan rekomendasi DPP.

“Kalau kader yang mendapat surat tugas itu tidak menjalankan sesuai dengan petunjuk penugasan, maka rekomendasi partai bisa turun tidak kepadanya,” katanya.

Sementara untuk surat rekmendasi, nantinya berbentuk surat keputusan. Dalam isinya nanti sudah disebutkan nama pasangan calon, yakni calo kepala daerah dan nama calon wakil kepala daerahnya.

Renville mengakui, saat ini di sejumlah daerah seperti di Sumenep, Lamongan, Tuban, Pacitan dan Situbondo, ada inisiatif dari kader internal yang ingin maju. Mereka berpotensi akan mendapatkan surat tugas dari DPP Partai Demokrat untuk membuktikan keseriusannya sebelum mendapatkan rekomendasi.


Editor : Maria Christina