Curi Motor Ustaz di Ponpes, Pemuda di Surabaya Babak Belur Dihajar Massa
SURABAYA, iNews.id - Aksi pencurian motor (curanmor) berakhir tragis bagi seorang pemuda berinisial YH (22) warga Bulak Banteng. Dia babak belur dihajar massa setelah tepergok mencuri motor milik seorang ustaz di kawasan Jalan Kedung Tarukan, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya, Jawa Timur, Rabu (18/2/2026).
Peristiwa curanmor Surabaya itu terjadi saat korban, Faisol, yang merupakan ustaz sekaligus pengasuh di Pondok Pesantren Miftachus Sunnah, memarkirkan kendaraannya. Pelaku mencoba membawa kabur motor tersebut, namun aksinya dipergoki warga sekitar.
Video amatir yang beredar memperlihatkan pelaku dihajar massa hingga tidak berdaya. Warga yang geram langsung menangkap YH sebelum akhirnya diserahkan kepada polisi.
Saat diamankan di Mapolsek Tambaksari Surabaya, YH mengaku tidak beraksi seorang diri. Dia melakukan pencurian bersama rekannya yang kini masih dalam pengejaran polisi.
YH tidak dapat melarikan diri saat aksinya dipergoki karena ditinggal kabur oleh rekannya. Sementara itu, rekannya berhasil meloloskan diri dari lokasi kejadian.
"Sudah dua kali mencuri sama teman," kata pelaku YH.
Kanit Reskrim Polsek Tambaksari AKP Sukram membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya pencurian dilakukan pelaku bersama rekannya yang kini masih dalam pengejaran.
"Kebetulan korban pencurian ustaz dan pengasuh di pondok pesantren," katanya.
Dari tangan YH, polisi menyita satu unit sepeda motor milik korban sebagai barang bukti. Pelaku yang diketahui sebagai residivis kasus serupa itu kini mendekam di tahanan Mapolsek Tambaksari Surabaya.
Atas perbuatannya, pelaku YH terancam hukuman lebih dari 7 tahun penjara. Polisi masih memburu satu pelaku lain yang identitasnya telah dikantongi.
Editor: Donald Karouw