Cegah Virus Corona, Warga Perumahan di Blitar Ciptakan Bilik Disinfektan secara Swadaya

Robby Ridwan ยท Kamis, 26 Maret 2020 - 11:57 WIB
Cegah Virus Corona, Warga Perumahan di Blitar Ciptakan Bilik Disinfektan secara Swadaya
Bilik disinfektan yang diciptakan warga Perumahan Bengawan Solo, Blitar. (Foto: iNews?Robby Ridwan)

BLITAR, iNews.id – Sebuah perumahan di Blitar, Jawa Timur (Jatim) menyiapkan sebuah bilik disinfektan dan penyemprotan virus sebelum masuk area permukiman. Bilik ini dibangun warga secara swadaya untuk menekan penyebaran virus corona.

Bilik disinfektan ini ada di Perumahan Bengawan Solo Kota Blitar. Warga yang akan masuk perumahan wajib masuk bilik disinfektan.
Selain itu, setiap warga wajib menyedikan sabun cuci tangan bagi tamu yang berkunjung. Tak hanya warga yang disterilkan, mobil dan kendaraan yang akan masuk perumahan juga disemprot disinfektan.

Untuk membuat seluruh alat tersebut, warga memerlukan biaya hingga Rp6 juta. Proses pembuatannya pun juga dilakukan secara gotong-royong.

Untuk membuat bilik disinfektan ini, warga hanya menggunakan pipa, dinding plastik, serta pompa untuk menyemprotkan cairan pembasmi virus. Sedang untuk cairan disinfektan, dibuat dari berbagai bahan herbal buatan para dokter hewan yang ada di lingkungan perumahan.

Menurut salah satu warga, Yustina, sangat mengapresiasi adanya upaya ini. Menurutnya, setelah melewati bilik disinfektan, maka badan akan steril saat masuk ke perumahan.

“Kita tidak tahu pas di luar bisa ketempelan virus, makanya setelah lewat bilik ini jadi steril saat masuk rumah,” katanya, Rabu (25/3/2020).

Sementara, kreator bilik disinfektan, Willy mengatakan di perumahan ini ada banyak 14 dokter hewan. Warga akhirnya berkonsultasi dan muncul ide ini.

“Hanya butuh tiga hari membuatnya, karena ide sendiri, dirancang sendiri dan dibuat sendiri,” katanya.

Selain itu upaya-upaya tersebut, warga di Perumahan Bengawan Solo ini juga diwajibkan menyediakan hand sanitizer di rumah. Warga berharap apa yang mereka lakukan ini, dapat menginspirasi masyarakat luas untuk lebih peduli terhadap pencegahan penyebaran virus convid-19.


Editor : Umaya Khusniah