Cegah Tragedi Terulang, Menteri PUPR Sebut Stadion Kanjuruhan Akan Direnovasi Total
MALANG, iNews.id - Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyatakan Stadion Kanjuruhan akan direnovasi total imbas tragedi yang menewaskan 132 orang pada Sabtu (1/20/2022) lalu. Dia mengatakan, Stadion Kanjuruhan tidak boleh digunakan sampai proyek renovasi selesai.
Menurut dia, renovasi total ini akan dilakukan demi mencegah Tragedi Kanjuruhan terulang di kemudian hari.
"Kami harus mendesain lagi untuk merehabilitasi total, supaya bisa dimanfaatkan lagi, untuk tidak terjadi musibah lagi, kalau begini saja tidak layak. Jadi presiden bilang tolong didesain, direhabilitasi total," kata Basuki di Stadion Kanjuruhan, Malang, Kamis (13/10/2022).
Dia mengungkap, terdapat tujuh rekomendasi yang dikeluarkan oleh tim Komisi Keandalan Bangunan Gedung (KKBG) Kementerian PUPR berdasarkan audit Stadion Kanjuruhan. Sebanyak tiga di antaranya berkaitan langsung dengan Tragedi Kanjuruhan.
Dalam kunjungannya, Basuki mengecek kondisi Stadion Kanjuruhan sebagai langkah audit total sebagaimana perintah Presiden Joko Widodo.
"Presiden memerintahkan kami, sudah dilakukan audit teknis, evaluasi teknis, tentang Kanjuruhan dan stadion-stadion lain untuk liga 1, 2, dan 3 yang memiliki banyak suporter," kata Basuki.
Basuki menuturkan, audit meliputi seluruh bagian bangunan stadion serta sarana prasarananya oleh Komisi Keandalan Bangunan Gedung Kementerian PUPR. Komite tersebut terdiri atas ahli bangunan, ahli struktur, ahli arsitektur, dan sebagainya.
"Karena tidak hanya mencari tahu kenapa ini terjadi kecelakaan, tetapi supaya ke depan tidak terjadi lagi, sehingga harus audit gedung stadion ini," ucapnya.
Menurut Basuki, audit dilakukan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 tahun 2021 tentang Bangunan Gedung, Peraturan Menpora (Permenpora) Nomor 17 dan aturan FIFA mengenai keamanan stadion tahun 2021.
"Itu yang dipakai sebagai acuan untuk mengevaluasi Stadion ini, dengan itu kami bagian dari TGIPF, dibahas sampai rampung, besok akan dilaporkan ke Pak Presiden," ucapnya.
Editor: Rizky Agustian