Bupati Sidoarjo Kena OTT, KPK Angkut 2 Koper dan 1 Kontainer Dokumen dari Kantor Dinas PU

Ihya' Ulumuddin, Yoyok Agusta ยท Jumat, 10 Januari 2020 - 17:45 WIB
Bupati Sidoarjo Kena OTT, KPK Angkut 2 Koper dan 1 Kontainer Dokumen dari Kantor Dinas PU
Petugas sita dua koper dokumes saat penggeledahan kantor Dinas PU Binamarga dan Sumber Daya Air Sidoarjo. (Foto: Antara)

SIDOARJO, iNews.id - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah dan Dinas PU Binamarga dan Sumber Daya Air (DPUBSDA), Jumat (10/1/2020). Sejumlah dokumen penting sebanyak dua koper dan satu boks kontainer diamankan dari hasil penggeledahan ini.

Sekitar pukul 14.00 WIB, lima petugas KPK datang dengan pengawalan polisi bersenjata lengkap. Mereka masuk ke komplek pendopo kabupaten dan menggeledah sejumlah ruangan.

Penggeledahan dimulai di ruang kerja Bupati Saiful Ilah dan kantor Dinas PU Binamarga dan Sumber Daya Air, Sunarti Setyaningsih. Tak hanya itu, ruang kerja Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Judi Tetra Hastoto, juga tidak luput dari penggeledahan.

Dari ruang tiga orang inilah, berkas-berkas penting berkenaan dengan kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa diamankan. "Iya tadi ada lima orang KPK datang dan masuk ke sejumlah ruangan,” kata salah seorang pegawai Pemkab Sidoarjo, Jumat (10/1/2020).

Pegawai tersebut mengaku tidak tahu apa saja yang dibawa. Yag dia lihat, petugas membawa dua koper besar dan satu kabinet (kontainer).

BACA JUGA: Bupati Sidoarjo Terjaring OTT KPK, Kemendagri Tunjuk Wabup Sebagai Pelaksana Tugas

Sementara itu, Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Achmad Syaifuddin memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu pascaoperasi tangkap tangan (OTT) Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah.

"Tidak ada yang berubah, pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan. Jangan sampai peristiwa kemarin berdampak kepada pelayanan masyarakat di Sidoarjo," katanya.

Nur Achmad mengatakan, pihaknya sudah mengumpulkan seluruh pejabat dan staf pascainsiden OTT tersebut. Tujuannya untuk menyamakan persepsi berkenaan dengan kelanjutan pembangunan dan layanan publik bagi masyarakat Sidoarjo.

Diketahui, KPK telah menetapkan Bupati Saiful Ilah dan lima orang lainnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa. Penetapan ini dilakukan lembaga antirasuah pascaoperasi tangkap tangan (OTT) terhadap bupati dan sejumlah pejabat di Sidoarjo dengan barang bukti uang sebesar Rp1,8 miliar.


Editor : Umaya Khusniah