get app
inews
Aa Text
Read Next : Evakuasi Kontainer Berjatuhan ke Laut, Operasional di Dermaga Jamrud Selatan Dihentikan

Bukan Puti, PDIP Surabaya Pilih Wisnu untuk Gantikan Risma

Rabu, 17 Oktober 2018 - 08:05:00 WIB
Bukan Puti, PDIP Surabaya Pilih Wisnu untuk Gantikan Risma
Ketua DPC PDIP Wisnu Sakti Buana (kanan) bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas pada sebuah kesempatan. (Foto: iNews.id/Ihya' Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id - DPC PDIP Kota Surabaya menepis kabar bakal mengusung Puti Guntur Soekarno pada Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya 2020 mendatang. Sebab, partai banteng moncong putih ini sudah punya jago. Dia adalah Ketua DPC PDIP, Wisnu Sakti Buana. 

Pelung Wisnu cukup besar, mengingat putra mantan Sekjen DPP PDIP (alm) Soetjipto ini telah menduduki posisi Wakil Wali Kota Surabaya. Sementara, Puti yang sempat diusung PDIP Sebagai Calon Wakil Gubernur Jatim dalam Pilgub 2018 lalu, dianggap tak akan down grade mengikuti kontestasi politik di tingkat pemilihan wali kota. 

"Kalau Mbak Puti nggak mungkinlah. Masak grade nya turun, kemarin sudah bertarung dalam kontestasi politik tingkat provinsi, masak turun ke kota," kata Saifudin Zuhri Sekretaris DPC PDIP Surabaya, Rabu (17/10/2018) 

Bagi DPC PDIP Surabaya, semua pengurus anak cabang (PAC) sudah solid untuk mengusulkan nama Wisnu Sakti Buana sebagai calon wali kota menggantikan Tri Rismaharini dua tahun lagi. Wisnu yang juga Ketua DPC PDIP Surabaya dan sepuluh tahun menjabat sebagai Wakil Wali Kota Surabaya dianggap berkapabilitas penuh untuk maju sebagai wali kota. 

"Kalau kami otomatis akan mencalonkan kader terbaik kami. Dan Pak Wisnu memang layak untuk dicalonkan dengan pengalamannya selama menjadi wakil wali kota dan juga ketua DPC," ucap Ipuk.


Apalagi kekuatan Wisnu kuat di akar rumput. Wisnu dianggap sebagai kader yang mampu menyolidkan masyarakat sampai di bawah.

Perkembangan dinamika saat ini juga menyebutkan kalau bisa jadi PDIP menggandeng calon dari luar kader. Sekkota Hendro Gunawan dan Kepala Bappeko Eri Cahyadi juga sempat dikabarkan akan digaet untuk menjadi calon dari luar kader.

Menjawab itu, Ipuk mengaku, hal tersebut bisa saja terjadi. Artinya PDIP tidak menutup kemungkinan untuk mengambil keputusan yang mengarah mengambil calon di luar kader. "Bisa jadi. Tapi itu masih nanti lah. Yang pasti kader terbaik menurut kami adalah Pak Wisnu. Kalangan internal sudah solid soal itu," ucapnya.

Menurut sistem yang berlaku di PDIP, nantinya DPC memang bisa mengusulkan nama. Namun tetap yang memutuskan adalah dari DPP PDIP. Ipuk kembali mengatakan, prioritas PDIP masih terpusat pada pemenangan Pilpres dan Pileg. Setelah itu baru akan fokus menata Pilwali 2020 mendatang. "Kita berpikir Pileg dan Pilpres dulu. Target kami, raup suara sebanyak-banyaknya," ujar Ipuk.

Seperti diketahui, nama Puti ramai dibicarakan bakal maju dalam Pilwali Surabaya. Indikasi itu muncul karena Puti kerap tampil bareng dengan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dalam beberapa acara penting di Surabaya. Bahkan, belakangan Puti juga diketahui maju sebagai calon DPR RI di daerah pemilihan I Surabaya-Sidoarjo.

Editor: Himas Puspito Putra

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut