BNPB: Okupansi Bed Rawat Inap RS Lapangan Covid-19 di Jatim Masih Rendah 

Avirista Midaada · Jumat, 11 Juni 2021 - 21:08:00 WIB
BNPB: Okupansi Bed Rawat Inap RS Lapangan Covid-19 di Jatim Masih Rendah 
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Ganip Waskito saat meninjau dua RSL di Malang dan Surabaya, Jumat (11/6/2021). (Foto: Okezone/Avirista Midaada).

MALANG, iNews.id - Tingkat keterisian (okupansi) bed rawat inap pasien Covid-19 di Rumah Sakit Lapangan (RSL) Jawa Timur (Jatim) masih rendah. Pernyataan ini disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Ganip Waskito saat meninjau dua RSL di Malang dan Surabaya, Jumat (11/6/2021). 

Dua rumah sakit yang dikunjungi Ganip Waskito yakni RS Lapangan Indrapura Surabaya dan RS Lapangan Idjen Boulevard Malang. Di RS Lapangan Idjen Boulevard, Ganip melihat ketersediaan bed okupansi di rumah sakit yang berada di kawasan kampus Poltekkes Kesehatan Malang (Polkesma). 

Ganip yang didampingi Wali Kota Malang Sutiaji, Kepala Rumah Sakit Lapangan Idjen Boulevard dr Heri Sutanto, dan Direktur Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang dr. Kohar Hari Santoso, juga melihat stok obat-obatan, hingga peralatan medis lainnya.

"Kapasitas keterisian bed masih tergolong rendah, meski kasus Covid-19 di Jawa Timur mulai melonjak," katanya. 

Karena itu, dua rumah sakit tersebut masih bisa difungsikan manakala terjadi ledakan di tempat yang lain. "Tapi kami tidak berharap itu (ledakan kasus Covid-19). Karena kita sudah melakukan berbagai upaya pengendalian," katanya. 

Selain kondisi keterisian bed yang masih sedikit, Ganip juga memastikan kondisi tenaga kesehatan, infrastruktur penunjang medis, dan obat-obatan, di dua rumah sakit lapangan tersebut dalam kondisi yang siap bila sewaktu-waktu terjadi lonjakan kasus yang signifikan.

"Saya pastikan baik itu menyangkut nakesnya, dokter, perawat dan relawan, juga fasilitas, dan obat-obatan, semua dalam keadaan siap," tutur Ganip.

Editor : Ihya Ulumuddin

Halaman : 1 2