Bisnis Kopi Banyuwangi Bergeliat di New Normal, Pemkab Janji Beri Dukungan

Antara ยท Selasa, 28 Juli 2020 - 14:45 WIB
Bisnis Kopi Banyuwangi Bergeliat di New Normal, Pemkab Janji Beri Dukungan
Ilustrasi kopi. (Foto: Istimewa)

BANYUWANGI, iNews.idUsaha dan bisnis kopi di Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim) mulai bangkit usai diempas pandemi Covid-19. Para pelaku usaha dan bisnis kopi kini didominasi anak muda.

"Perlahan tapi pasti, (usaha dan bisnis kopi) mulai bergeliat lagi," kata Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, Senin (27/7/2020).

Dia berharap agar semua pihak optimistis menyambut era new normal. Hulu dan hilir bisnis dan usaha kopi akan diperkuat dan dioptmalkan.

Sebelumnya, Azwar usai bertemu dengan petani dan penggiat usaha kopi di Kecamatan Kalibaru. Kawasan tersebut merupakan sentra produksi kopi.

Salah satunya Kebun Malangsari yang telah mengekspor kopi secara rutin ke sejumlah negara. Selain itu, ada juga Ruang Terbuka Hijau Sawunggaling yang selama ini dikenal sebagai daerah penghasil kopi dan perkebunan kopi rakyat yang mencapai 9.721 hektare.

"Kami sangat senang melihat banyak anak muda yang kini terlibat dalam pengembangan kopi," katanya.

Dia mengatakan, kalangan muda saat ini tidak hanya bergerak dalam pertanian, tapi sudah mulai melakukan pemprosesan kopi siap saji. Selain itu, mulai banyak kedai-kedai kopi yang dibuka dan memberi nilai tambah ekonomi.

Pemkab Banyuwangi akan membantu pendampingan dan promosi usaha dan bisnis kopi. Pihaknya akan memprioritaskan Kalibaru sebagai agenda promosi wisata kopi di Banyuwangi.

Sementara itu, salah satu pemilik kedai Semiotika Kopi Kalibaru Manis, Hamdani mengatakan, selama ini, dia bersama kawan-kawannya rajin mempromosikan kopi lokal Kalibaru. Dukungan dari pemerintah daerah sangat diharapkan untuk mengembangkan bisnis dan usaha kopi ini.

"Jika pemerintah daerah turut mendampingi dan membantu promosi, tentu ini menjadi kabar gembira bagi kami," ujarnya.


Editor : Umaya Khusniah